Universitas Airlangga Official Website

Pemkab Harap Mahasiswa KKN UNAIR Bantu Program Nawa Karsa Kabupaten Gresik

Foto bersama: mahasiswa KKN-BBK UNAIR di Kabupaten Gresik bersama pejabat terkait di Kantor Bupati Gresik, Selasa (11/7/2023).
Foto bersama: mahasiswa KKN-BBK UNAIR di Kabupaten Gresik bersama pejabat terkait di Kantor Bupati Gresik, Selasa (11/7/2023).

UNAIR NEWS – Sebanyak 417 mahasiswa menjalani Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) Universitas Airlangga di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa dari 16 fakultas bakal menjalani pengabdian masyarakat di dua kecamatan, meliputi Kecamatan Cerme dan Kecamatan Menganti.

Upacara penyambutan mahasiswa berlangsung di Kantor Bupati Gresik, Selasa (11/7/2023). Penyambutan dihadiri langsung oleh Sekda Kabupaten, Kepala Badan Penjaminan Mutu UNAIR, dosen Koordinator Kabupaten, dan beberapa perwakilan dosen pembimbing lapangan KKN-BBK Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Gresik Ir Achmad Washil Miftahul Rachman MT mengucapkan terima kasih atas kepercayaan UNAIR menempatkan mahasiswa untuk menjalani KKN-BBK. Pihaknya berharap para mahasiswa dapat membantu mencerdaskan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi

Dalam pelaksanaan KKN, program kerja mahasiswa diselaraskan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pelaksanaan program berdasarkan identifikasi mahasalah sesuai kompetensi yang dimiliki mahasiswa. Sehingga, program dapat tepat guna dan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

“Ada sembilan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik. Gresik Akas, Seger, Mapan, Agropolitan, Mandiri, Cerdas, Sehati, Barokah, dan Lestari. Semoga program mahasiswa UNAIR bisa terwakili beberapa poin,” ucap Achmad Washil. Selain itu ia berharap, KKN-BBM mahasiswa UNAIR di Kabupaten Gresik dalam menciptakan sinergi yang berkelanjutan.

Kepala Badan Penjaminan Mutu UNAIR Prof Nurul Barizah PhD menjadi perwakilan UNAIR dalam penyambutan mahasiswa KKN-BBK di Kabupaten Gresik. Ia mengatakan bahwa paling tidak terdapat empat bidang kerja yang akan mahasiswa laksanakan. Meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

“Semoga adik-adik mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi yang bermakna dan memberikan pengetahuan untuk pengabdian bersama,” ucap Prof Nurul.

Selain itu, ia mengatakan, saat ini UNAIR menduduki peringkat 345 kampus terbaik di dunia. Posisi tersebut menjadikan UNAIR sebagai perguruan tinggi yang semakin berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat, khususnya dalam kemajuan bidang ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi. Ia berpesan kepada mahasiswa KKN untuk memanfaatkan waktu, belajar sungguh-sungguh, dan bersahabat dengan masyarakat.

Salah satu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kali ini yaitu I Nyoman Wijaya SSi SpFRS Apt. Ia menjadi DPL Desa Gadingwatu dan Beton. Pengentasan stunting menjadi salah satu program kerja unggulan mahasiswa di bawah bimbingannya.

“Pengentasan stunting melalui edukasi dan memberikan makanan sehat. Mahasiswa akan memonitoring perkembangan tumbuh kembang anak dan bekerja sama dengan posyandu sekitar,” ucap Nyoman.

Sebagai informasi, sebelumnya, pada Minggu (9/7/2023) Rektor Universitas Airlangga melepas sebanyak 3.075 mahasiswa untuk mengikuti KKN-BBK. Mereka mengikuti KKN-BBK di sebanyak 11 kabupaten dan kota. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh