UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Penandatanganan Kontrak Kinerja 2026 pada Jum’at (09/01/2026). Berlangsung di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen, Kampus UNAIR MERR-C, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan UNAIR mulai dari pimpinan universitas, ketua dan sekretaris badan, dekan dan wakil dekan fakultas, direktur dan wakil direktur sekolah, direktur dan sekretaris direktorat, direktur dan wakil direktur rumah sakit, ketua dan sekretaris lembaga dan pusat, kepala perpustakaan UNAIR, hingga ketua Pusat Unggulan Iptek di lingkungan UNAIR.
Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin membuka rapat dengan menyampaikan harapan dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi kepada Universitas Airlangga untuk meningkatkan reputasi global dan masuk pada jajaran peringkat 250 dunia.
“Ranking ini suatu hal yang penting dalam pandangan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Pak Menteri juga mendapat masukan bagaimana cara UNAIR bisa mencapai ranking 250 waktu itu. Jadi kita sudah ditarget di 250,” ujarnya.
Soroti Pemenuhan Sumber Daya Manusia
“Yang paling urgent, menurut saya, adalah pemenuhan sumber daya manusia. Tanpa kebijakan yang strategis, peningkatan beban anggaran SDM setiap tahunnya akan sulit tertangani,” ulas Prof. Madyan. Lebih lanjut Rektor UNAIR ke-14 mengingatkan jumlah ASN di UNAIR yang pensiun setiap tahun bertambah dan jumlah dosen atau pegawai tetap sudah mencapai hampir seribu. Rektor berharap kebijakan SDM dari Kemdiktisaintek bisa segera diwujudkan.
“Pada hari ini, kita sudah menyesuaikan (targetnya). Jika komitmen bapak ibu sama dengan kami untuk mencapai seluruh target di fakultas,badan, direktorat, lembaga, pusat dan sebagainya, Insyaallah UNAIR bisa mencapai ranking 250,” jelas Prof. Madyan.
Arahan Ketua Senat Akademik
Ketua Senat Akademik UNAIR Prof Dr Nursalam MNurs (Hons) pada kesempatan yang sama juga memberikan arahan terkait isu yang diutarakan Prof. Madyan sebelumnya. Pada poin pertama, Prof Nursalam mengharapkan kerja sama dari seluruh pihak untuk mencapai target yang diberikan oleh Kementerian. “Terkait ini, harus disupport dengan berbagai hal. Tanpa itu saya rasa akan sulit,” ucapnya.
Terkait SDM, Prof Nursalam berharap kebijakan dari Kementerian bisa terealisasi tahun ini dan mendukung kebutuhan Universitas Airlangga. Di poin terakhir mengenaiisu pendapatan universitas, ia berharap program entrepreneurial sukses dilaksanakan guna meningkatkan pendapatan UNAIR agar dapat menopang kegiatan universitas dengan lebih baik.
Di sesi terakhir, Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP), Prof Dian Ekowati SE MSi MAppCom(OrgCh) PhD memandu para pimpinan fakultas, sekolah dan unit kerja untuk menandatangani kontrak kinerja masing-masing dengan disaksikan oleh Rektor dan pimpinan universitas lainnya.
Penulis: Andi Pramono
Editor: Oemar Moechthar





