Universitas Airlangga Official Website

Peneliti Keperawatan UNAIR Jalin Kerja Sama Riset Global dengan Sapporo City University, Jepang

Prof Ferry Efendi berfoto bersama Prof Hikaru Honda, profesor terkemuka dari Departemen Keperawatan SCU
Prof Ferry Efendi berfoto bersama Prof Hikaru Honda, profesor terkemuka dari Departemen Keperawatan SCU (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS — Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan kiprahnya di panggung internasional. Dua peneliti andalan UNAIR, Prof Ferry Efendi dan Dr Makhfudli, menjalin kolaborasi riset strategis dengan Sapporo City University (SCU) Jepang, pada Sabtu-Rabu (22-26/11/2025).

Kolaborasi ini tidak sekadar pertemuan ilmiah biasa. Mereka akan melakukan penelitian dengan menyoroti isu global yang semakin krusial. Yakni dampak dan keberlanjutan migrasi perawat internasional ke Jepang, termasuk perawat asal Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Di tengah perubahan demografi Jepang dan krisis tenaga kesehatan, riset ini harapannya mampu memberikan jawaban berbasis bukti bagi pembuat kebijakan di Asia Timur dan Asia Tenggara.

Dalam kegiatan riset yang berlangsung intensif tersebut, tim UNAIR berkolaborasi erat dengan Prof Hikaru Honda. Ia profesor terkemuka dari Departemen Keperawatan SCU yang mendapatkan pengakuan internasional dalam bidang Keperawatan Komunitas. Diskusi juga melibatkan mahasiswa pascasarjana keperawatan yaitu Arsyad Syauqi yang merupakan perawat Indonesia yang bekerja sebagai Kangoshi di Sapporo dan saat ini tengah menjalani pendidikan S2 keperawatan di SCU. Kolaborasi ini memperlihatkan posisi UNAIR sebagai mitra yang kompeten dan sejajar dalam riset global.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan diskusi mendalam mengenai desain studi. Termasuk penajaman fokus, penentuan pendekatan metodologis, serta pengembangan kerangka analisis. Tim kemudian melanjutkan dengan kajian literatur komprehensif, diskusi strategis mengenai dinamika migrasi perawat, analisis dampak dan keberlanjutan dari berbagai perspektif.

Dua peneliti andalan UNAIR, Prof Ferry Efendi dan Dr Makhfudli, menjalin kolaborasi riset strategis dengan Sapporo City University (SCU), Jepang, pada Sabtu-Rabu (22-26/11/2025)
Dari kiri, Prof Ferry Efendi, Prof Hikaru Honda, Dr Makhfudli menjalin kolaborasi riset strategis (Foto: Dok. Narasumber)

Keberlanjutan (sustainability) program migrasi perawat dianalisis melalui tiga level penting. Yaitu (1) makro: ketenagakerjaan nasional, kebijakan migrasi, dan arah reformasi sistem kesehatan Jepang; (2) meso: kesiapan institusi pengirim dan penerima, penyelarasan kurikulum, dan dukungan organisasi; (3) mikro: pengalaman adaptasi, kesejahteraan, serta perkembangan profesional perawat migran.

Kerja sama riset internasional ini memperkuat posisi UNAIR sebagai pemimpin riset keperawatan di kawasan ASEAN. Kontribusi para peneliti UNAIR tidak hanya berorientasi pada dampak nyata. Tetapi juga diarahkan untuk memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti, mendukung penataan tenaga kesehatan di negara asal, serta meningkatkan ketahanan sistem kesehatan regional.

Kolaborasi ini juga memperluas jejaring akademik UNAIR. Selain itu, juga membuka peluang riset lanjutan, pertukaran akademik, dan pengembangan kapasitas peneliti di bidang keperawatan global. “Kerja sama ini menunjukkan bahwa peneliti Indonesia, khususnya dari UNAIR, memiliki peran penting dalam diskursus global tentang mobilitas tenaga kesehatan,” ujar Prof Ferry.

Dengan kolaborasi kuat antara UNAIR dan Sapporo City University, riset ini harapannya menghadirkan pemahaman komprehensif tentang masa depan migrasi perawat internasional. Mengingat, hal tersebut adalah sebuah topik yang sangat relevan bagi keberlanjutan pelayanan kesehatan global. UNAIR kembali membuktikan kontribusinya secara nyata dalam riset berdampak global, memperkuat reputasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Penulis: Dr Makhfudli

Editor: Yulia Rohmawati