Universitas Airlangga Official Website

Penelitian Multi-Dimensi tentang Faktor yang Mempengaruhi Kepercayaan Diri Peer Educator dalam Mengajarkan Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja

Ilustrasi remaja. (Sumber: EduCenter)

Penelitian Multidimensi tentang faktor yang mempengaruhi Kepercayaan diri Peer educator telah di publish dalam journal South Eastern European Journal of Public Health (SEEJPH)Volume XXIII dengan judul artikel “ Multi Dimensional Investigation of Factors Affecting Peer Educator Self Assurance in Teaching Adolescent Sexual and Reproductive Health. 

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi rasa percaya diri pendidik sebaya (peer educator) dalam memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi kepada remaja. Penelitian dilakukan dengan metode survei menggunakan kuesioner yang mencakup variabel behavior-specific cognition and emotion (BSCA), self-awareness (SA), dan commitment to plan action (CPA). Responden terdiri dari 216 mahasiswa program studi kebidanan dan kesehatan masyarakat. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat efikasi diri yang baik, kesadaran terhadap situasi, dan kemampuan interpersonal yang mendukung. Namun, beberapa menghadapi tantangan seperti rasa cemas atau kurangnya dukungan sumber daya. Dari segi kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, kerja sama, inovasi, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran memperoleh nilai tinggi, menunjukkan kesiapan mereka untuk mendidik tentang kesehatan reproduksi.

Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) juga mengungkapkan bahwa BSCA berpengaruh signifikan terhadap SA, yang kemudian memengaruhi CPA. CPA memainkan peran penting dalam meningkatkan rasa percaya diri peer educator. CPA melibatkan hal-hal seperti pengembangan sumber daya belajar, konseling, dan dukungan sosial, yang membantu mereka menjalankan tugas dengan lebih baik.

Penelitian ini menegaskan pentingnya Health Promotion Model (HPM) dalam meningkatkan kepercayaan diri peer educator. CPA menjadi faktor utama yang mendorong peer educator untuk lebih percaya diri dalam melaksanakan tugasnya. CPA mencakup dimensi seperti pengembangan sumber daya pendidikan mandiri dan penyediaan konseling serta dukungan sosial, yang semuanya berkontribusi terhadap kemampuan peer educator untuk mengelola perannya dengan lebih efektif.

Artikel ini memberikan wawasan penting untuk meningkatkan kepercayaan diri peer educator melalui program pelatihan yang fokus pada peningkatan kesadaran diri, efikasi diri, dan komitmen untuk bertindak dapat membantu keberhasilan pendidikan kesehatan reproduksi, terutama bagi remaja yang lebih nyaman belajar dari teman sebaya mereka.

Secara keseluruhan, artikel ini menyimpulkan bahwa kepercayaan diri peer educator dipengaruhi oleh tiga faktor utama: CPA, BSCA, dan SA, dengan CPA sebagai penghubung penting. Temuan ini menyoroti perlunya strategi berbasis HPM untuk meningkatkan efektivitas program pendidikan kesehatan reproduksi. 

Penulis: Wiwik Afridah, Tri Martiana, Prihartini Widiyanti, Mochammad Bagus Qomaruddin