Universitas Airlangga Official Website

Pengaruh Sudut Clarke terhadap Keseimbangan Statik dan Dinamik pada Atlet Puslatda Jawa Timur

Keseimbangan statik dan dinamik pada atlet merupakan salah satu parameter performa fisik atlet pada cabang olahraga kompetitif karena berkaitan dengan risiko cedera anggota gerak bawah. Flatfoot ditandai dengan pendataran atau menghilangnya lengkung longitudinal medial telapak kaki yang memberikan stabilitas, menahan beban, serta menyerap goncangan pada kaki. Flatfoot dapat menyebabkan gangguan biomekanika gaya anggota gerak bawah, input sensoris, dan propioseptif sehingga terjadi perubahan kontrol postural yang menimbulkan gangguan keseimbangan. Baku standar pemeriksaan penunjang untuk diagnosis flatfoot adalah radiografi weight bearing, namun terdapat alternatif pengukuran sudut Clarke pada footprint yang lebih mudah dengan performa diagnostik yang baik.

Berangkat dari hal tersebut I Putu Juniartha,  Damayanti Tinduh, Dyah Intaniasari,  I Putu Alit Pawana, Soenarnatalina Melaniani melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut Clarke terhadap keseimbangan statik dengan one leg stance dan dinamik dengan star excursion balance test pada atlet Puslatda Jawa Timur.Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain studi cohort retrospective. Dilakukan pengambilan data rekam medis untuk mengetahui karakteristik subyek dan variabel penelitian. Dilakukan estimasi kurva dan uji regresi untuk mengetahui pengaruh sudut Clarke terhadap waktu mulai sway pada one leg stance dan normalized reach distance dari star excursion balance test.Dua ratus sembilan kaki atlet dari 11 cabang olahraga berbeda yang terdiri dari 102 kaki atlet laki – laki dan 107 kaki atlet perempuan memenuhi kriteria inklusi. Seluruh variabel penelitian menunjukkan sebaran heterogen dengan distribusi normal.

Tidak terdapat pengaruh sudut Clarke terhadap waktu mulai sway pada one leg stance pada keseluruhan atlet, atlet laki – laki, maupun atlet perempuan. Terdapat pengaruh sudut Clarke terhadap waktu mulai sway pada one leg stance atlet Wushu. Terdapat pengaruh sudut Clarke terhadap normalized reach distance dari star excursion balance test pada atlet secara keseluruhan (arah lateral, posterolateral, posterior, dan posteromedial; atlet laki – laki (arah posterolateral); atlet perempuan (arah anteromedial); cabang olahraga atletik (arah anterolateral, lateral, posterolateral, posterior, posteromedial, medial, dan anteromedial); cabang olahraga anggar (arah anterolateral); serta cabang olahraga lari (arah anterolateral, lateral, posterior, posteromedial, medial, anteromedial, serta composite).Salah satu simpulan penting yang didapatkan pada penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh sudut Clarke terhadap waktu mulai sway pada one leg stance pada cabang olahraga olahraga Wushu, serta terhadap jarak jangkauan dari star excursion balance test pada cabang olahraga atletik, anggar, dan lari.

Penulis: I Putu Juniartha,  Damayanti Tinduh,  Dyah Intaniasari,  I Putu Alit Pawana, Soenarnatalina Melaniani

Informasi detail dari penelitian ini dapat dilihat di Bali Medical Journal

Berikut judul dan link artikel:

Judul : The effect of Clarke’s angle variability on the static and dynamic balance of different sports

Link : https://www.balimedicaljournal.org/index.php/bmj/article/view/4144