Universitas Airlangga Official Website

Pengembangan Therapeutic Deep Eutectic Solvent untuk Aplikasi Farmasi

THEDES atau therapeutic deep eutectic solvent, pelarut ramah lingkungan untuk masa depan bidang farmasi. Industri farmasi semakin berfokus pada penggunaan pelarut yang ramah lingkungan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu inovasi terbaru dalam bidang tersebut adalah THEDES, yaitu suatu pelarut berbasis bahan aktif farmasi (active pharmaceutical ingredients/API), yang tidak hanya ramah lingkungan dan berkelanjutan (sustainable) namun juga dapat meningkatkan efektivitas bahan obat. Penggunaan THEDES dalam industri farmasi terlihat cukup menjanjikan di tahun mendatang. Hingga saat ini, banyak industri farmasi yang masih sering menggunakan pelarut-pelarut konvensional seperti metanol dan kloroform yang sejatinya diketahui membahayakan bagi lingkungan dan komunitas yang ada didalamnya. THEDES menjadi pilihan pelarut alternatif yang memiliki beragam keunggulan, seperti memiliki stabilitas termal yang tinggi, viskositas rendah, dan kemampuan untuk meningkatkan kelarutan serta bioavailabilitas bahan-bahan aktif farmasi. Dengan kata lain, THEDES berpotensi besar membantu proses formulasi obat menjadi jauh lebih efektif yang sekaligus mengurangi dampak pelarut di lingkungan.

Lalu bagaimana THEDES diuji sebagai suatu pelarut ramah lingkungan yang menjanjikan? Seperti yang ditunjukkan pada sebuah penelitian terbaru yang melibatkan pelarut-pelarut berbasis deep eutectic solvent (DES), beberapa jenis THEDES berbasis API berhasil disintesis dari campuran choline chloride (ChCl) dengan dua jenis asam yaitu asam malonate dan asam laktat dan etilen glikol (EG), serta sifat-sifatnya dikarakterisasi menggunakan berbagai metode, termasuk analisis termogravimetri (TGA) untuk mengetahui kestabilan panasnya. Selain itu, juga dilakukan pengukuran viskositas dan tegangan permukaan untuk memahami sifat fisik formula THEDES. Tahap ketiga sebagai pengujian karakter aktivitas farmakologinya, formula-formula THEDES yang didapatkan diuji aktivitas antioksidan yang penting dalam terapi karker maupun antiaging, dan juga aktivitas antimikrob yang penting untuk keperluan penelitian mengenai resistensi obat. Pengujian sifat antioksidan dilakukan dengan metode DPPH yang dilanjutkan dengan uji Folin-Ciocalteu, dan pengkelatan logam. Sementara pengujian aktivitas antimikrob dilakukan terhadap sebelas jenis bakteri dan satu jenis khamir (yeast) patogenik menggunakan metode difusi agar.

Hasil yang menarik yang didapatkan yaitu bahwa THEDES yang berhasil diformulasi baik dengan asam malonat, asam laktat mapun EG menunjukkan karakteristik-karakteris unggul, diantaranya (1) stabilitas termal yang tinggi tanpa tanpa kehilangan berat signifikan di bawah suhu 200°C, yang dinampakkan oleh formula dengan asam malonat. Lalu (2) secara sifat fisik, formula dengan campuran EG ternyata memiliki viskositas dan tegangan permukaan yang paling rendah, yang tentu menjadikan formula ini cenderung lebih cair sehingga mudah untuk diterapkan dalam pengembangan formulasi obat-obatan. Bagaimana dengan aktivitas farmakologisnya yang tujuan utama formulasi THEDES ini? Jawabannya adalah formula THEDES dengan campuran asam malonat menunjukkan hasil yang menjanjikan baik dalam sifat antioksidan maupun antimikrob. Sebagai buktinya adalah formula dengan campuran asam malonat memiliki kemampuan terbaik dalam menangkal radikal bebas dan mengikat logam berbahaya, lalu efek antimikrob ditunjukkan dari efek penghambatan pertumbuhan bakteri maupun yeast patogen yang terkuat diantara formula lain, menjadikannya kandidat yang cukup menjanjikan sebagai pelarut dalam penerapan di bidang farmasi.

Dengan seluruh keunggulannya yang signifikan, THEDES berpotensi besar dalam pengembangan formulasi obat modern, terutama dalam terapi-terapi yang membutuhkan sifat antioksidan dan antimikrob, seperti terapi kanker ataupun antiaging yang sedang naik daun. Selain itu, penerapan THEDES tentu mengurangi penggunaan pelarut berbasis bahan kimia berbahaya dan mendukung tren keberlanjutan dalam industri farmasi. Penelitian lebih lanjut akan semakin membuka peluang bagi THEDES untuk menjadi standar baru dalam formulasi obat yang lebih ramah lingkungan dan efektif. Masa depan farmasi tampaknya akan semakin hijau dengan kehadiran inovasi seperti THEDES.

Penulis: Dr. Rury Eryna Putri, S.Si., M.Si.

Link: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/development-of-therapeutic-deep-eutectic-solvent-with-anti-oxidan

Baca juga: Identifikasi Tulang Tengkorak Korban Pembunuhan dengan Pendekatan Kedokteran Forensik, Antropologi, dan Genotipe DNA