Universitas Airlangga Official Website

Penggunaan Ramuan Tradisional Cina, Danggui-Shaoyao-San untuk Mencegah Perkembangan Vascular Dementia (VD) dan Alzheimer’s Disease (AD) pada Lansia

Foto by Merdeka

Demensia menyebabkan penurunan kognitif yang bersifat kronis dan progresif. Penderita demensia di dunia pada tahun 2015 mencapai 50 juta jiwa dan diperkirakan akan terus bertambah. Demensia kebanyakan menyerang lansia (5% lansia di atas 60 tahun). Demensia yang paling umum adalah penyakit Alzheimer dan demensia vaskular. Pengobatan demensia saat ini belum efektif, sehingga diperlukan pengobatan alternatif salah satunya dengan pengobatan tradisional China yaitu Danggui-Shaoyao-San (DSS).

Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan Danggui-Shaoyao-San dalam mencegah dan mengobati penurunan kognitif pada demensia. Pencarian literatur menggunakan mesin pencari seperti Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Pada demensia, ada deposisi beta amiloid neurotoksik di otak. Pengobatan demensia dengan penghambat asetilkolinesterase dan N-metil-D-aspartat (NMDA) hanya memberikan manfaat terapi marjinal dan tidak menghentikan perkembangan penyakit. Ekstrak DSS, yaitu JD-30, dapat mengurangi escape latency time pada tikus percobaan yang diinjeksi Senescence-accelerated mouse prone 8 (SAMP8) pada uji Morris water maze. Tikus disuntik dengan SAMP8 untuk mengetahui efek DSS dalam mencegah penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Selain mengobati penyakit Alzheimer, DSS juga mengurangi kerusakan tubuh Nissl di hippocampus CA1 dan stres oksidatif pada tikus percobaan dengan Vascular Cognitive Impairment (VCI).

Penelitian DSS masih terfokus pada pemberian DSS secara oral. Namun, banyak penderita demensia mengalami kesulitan menelan, sehingga pemberian DSS non-oral harus dipertimbangkan. Dari berbagai literatur, DSS telah terbukti menjadi terapi alternatif demensia, namun penelitian tentang pemberian DSS non oral masih sangat sedikit sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.

Penulis: dr. Yuani Setiawati, M.Ked

Link Jurnal: https://ijrp.org/paper-detail/4227