Universitas Airlangga Official Website

Peningkatan Ekonomi Kreatif melalui Tour Konser BTS di Indonesia

BTS
Ilustrasi Konser BTS (sumber: Forbes)

Masyarakat Indonesia saat ini sangat bergantung pada media digital untuk komunikasi dan ekspresi. Serta dapat dengan mudah mencari hiburan hanya melalui internet. Salah satunya adalah dengan menonton dan mendengarkan musik K-Pop boy band BTS. Boy band BTS memiliki fanbase bernama Army yang mana antar penggemar sangat solid dan loyal terhadap personil BTS. Sehingga mereka rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli tiket konser, album BTS ataupun asesoris BTS.

Menurut The Korea Foundation penggemar BTS mencapai 178 juta orang di seluruh dunia. Sedangkan sensus Army pada tahun 2022 mencapai 562.280 orang dan 38.453 penggemar berasal dari Indonesia. Hal tersebut menunjukkan kepopuleran BTS, sehingga beberapa perusahaan besar di Indonesia seperti Tokopedia memilih BTS menjadi brand ambassador. Kolaborasi tokopedia dan BTS memberikan kesempatan untuk mendapatkan postcard hologram BTS. Sehingga berpengaruh terhadap meningkatnya minat beli masyarakat.

Dilansir dari Tirto.Id, pada tahun 2020 BTS melakukan Tur BTS Map of The Soul dengan 37 konser di 17 kota di beberapa negara. Di antaranya Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Inggris, dan Spanyol. Pengumuman jadwal konser BTS bersamaan dengan dibukanya pre-order album BTS Map of The Soul: 7. Pemesanan album tersebut mencengangkan karena dalam waktu tujuh hari berturut-turut sejak tanggal 9 Januari 2020, mencapai lebih dari 3,42 juta pre-order dan berada di nomor urut 1 chart CD & vinyl best seller terlaris di Amazon. Berdasarkan pemberitaan tersebut, dapat dipahami bahwa BTS memiliki power yang cukup besar bagi penggemarnya di seluruh dunia. Sehingga membuat Army di seluruh dunia akan rela datang untuk menonton konser BTS di negara manapun dan bahkan membeli album BTS.

Adanya tour konser BTS memberikan power yang luar biasa, sebab dapat menarik banyak sekali wisatawan asing untuk berkunjung. Negara yang menjadi tuan rumah tour konser BTS tentunya berkesempatan untuk melakukan promosi pariwisata yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di negara tersebut. Hyundai Research Institute menyatakan bahwa BTS mampu memberikan kontribusi perekonomian di Korea Selatan sebesar 4 triliun won atau sebesar $3,54 miliar per tahun. Tidak hanya itu, pada tahun 2019 melalui konser BTS menghasilkan 922,9 miliar won dan memberikan dampak peningkatan kunjungan wisatawan ke Korea Selatan sebesar 187.000 kunjungan. Termasuk 23.000 orang merupakan penonton konser yang berasal dari luar negeri.

Sedangkan perekonomian Los Angeles mengalami lonjakan hingga 1,4 triliun berkat adanya konser BTS secara offline untuk pertama kalinya pasca covid-19. Peningkatan pendapatan tersebut dikarenakan lonjakan wisatawan dari luar negeri yang ingin menonton konser BTS sehingga berdampak pada industri lainnya. Seperti tiket penerbangan, kamar hotel yang habis terjual, restoran, kendaraan umum dan beberapa toko kecil yang menjual merchandise BTS pun laku terjual. Hal ini menunjukkan bahwa dengan mengadakan tour konser BTS di Indonesia diasumsikan mampu memberikan multiplier effect terhadap peningkatan perekonomian.

Penyusunan strategi penyelenggaraan konser tour BTS mendatang di Indonesia dapat dimulai dengan menyusun pra konser. Caranya dengan menetapkan lokasi serta tanggal diadakannya konser untuk menyesuaikan jadwal agar tidak bersamaan dengan event lainnya. Hal ini perlu mempertimbangkan kota yang menjadi tuan rumah untuk memastikan aksesibilitas dan infrastrutur yang memadai. Seperti venue yang dibutuhkan mampu menampung penonton dalam jumlah besar dengan keadaan yang aman dan nyaman, pengaturan tata letak panggung, sound, pencahayaan serta fasilitas umum yang memadai. Tidak hanya itu, perlu adanya kerjasama dengan para stakeholder untuk memastikan kelancaran acara serta kemudahan dan kenyamanan penonton. Misalnya akses transportasi umum dan adanya para medis untuk berjaga-jaga.

Perlunya menyusun strategi promosi melalui media sosial, iklan dan mengundang influencer agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Harapannya, akan banyak penonton yang hadir tidak hanya berasal dari kota tuan rumah, melainkan dari daerah lain dan luar negeri. Promosi tidak hanya seputar penjualan tiket. Melainkan adanya penawaran penjualan merchandise BTS, penawaran tiket secara online dan melakukan penjualan album BTS pasca tour konser di Indonesia. Melalui tour konser BTS, diharapkan mampu memberikan efek yang berlipat ganda dalam memaksimalkan dan peningkatan ekonomi kreatif di Indonesia. Tidak hanya industri hiburan saja yang terdampak, industri pariwisata dapat memaksimalkan perannya untuk menarik banyak pengunjung yang sebagian besar berasal dari penggemar BTS atau Army. Hotel, transportasi, kuliner dan mungkin pedagang-pedagang kecil akan merasakan dampaknya dengan meningkatnya pemasukan. Apalagi jika konser ini berlangsung selama beberapa hari.

Penyelenggaraan tour konser tersebut mampu menjawab tantangan dan permintaan Presiden Joko Widodo. Yakni Indonesia harus membentuk ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif. Sebab melalui ekonomi kreatif akan memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi secara global pasca pandemi covid-19. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kemenparekraf, pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia pada tahun 2021 sebesar 2,9% dan meningkat pada tahun 2022 sebesar 9,49%. Hal ini menunjukkan bahwa memaksimalkan peran ekonomi kreatif, dapat membuka lapangan pekerjaan lebih banyak dan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Tour konser BTS dapat menjadi rancangan untuk kedepannya, namun tidak akan menggeser budaya yang ada di Indonesia, melainkan dapat menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan dan membentuk branding mengenai budaya serta kekayaan Indonesia melalui BTS.

Penulis: Nikmatul Bahril Wahdah