Penurunan kesehatan dan kebersihan mulut ditandai dengan masalah pada rongga mulut, Ibu hamil merupakan populasi yang rentan terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut. Selama kehamilan, wanita mengalami perubahan profil mikrobioma pada saluran pencernaan. Namun, ini tidak hanya terjadi di usus; perubahan mikrobioma juga terjadi di rongga mulut. Pada trimester kehamilan, ditemukan bahwa jumlah bakteri Porphyromonas gingivalis dan Aggregatibacter actinomycetemcomitans meningkat secara signifikan dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil, Keberadaan perubahan fisiologis selama kehamilan dan kurangnya kesadaran individu untuk mencari informasi tentang pelayanan kesehatan gigi selama kehamilan membuat ibu hamil lebih rentan terhadap karies gigi dan penyakit periodontal, tetapi banyak pertimbangan yang diperlukan untuk menentukan terapi karies gigi dan penyakit periodontal karena kondisi ibu hamil yang rentan terhadap prosedur invasif. Keadaan dysbiosis mikrobioma rongga mulut atau perubahan komposisi bakteri dalam rongga mulut akan mengganggu kondisi kebersihan mulut.
Penelitian yang dilakukan saat ini adalah mengidentifikasi ekspresi Porphyromonas gingivalis pada rongga mulut ibu hamil trimester akhir berdasarkan status oral hygiene (OHI-S) . Penelitian dilakukan pada salah satu rumah sakit khusus ibu dan anak. Ibu hamil yang menjadi sample memiliki usia rata-rata 30 tahun dengan usia kehamilan rata-rata 33 minggu. Keadaan umum kesehatan rongga mulut, ditentukan dengan oral hygine index, profil microbiome terutama Porphyromonas gingivalis, ditentukan menggunakan quantitative PCR dengan sample berupa specimen yang diswab dari mukosa pipi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ekspresi Porphyromonas gingivalis tidak ditemukan perbedaan yang signifikan antara kelompok OHI-S yang baik dan kelompok OHI-S yang cukup (p ¼ 0,557). walaupun tidak ada perbedaan yang signifikan pada ekspresi Porphyromonas gingivalis pada trimester akhir berdasarkan status kesehatan rongga mulut, tetapi pendekatan lain seperti tindakan promotif dan preventif diperlukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan tetap dipertimbangkan. Perlu dilakukan sosialisasi terkait pentingnya kesehatan gigi dan mulut bagi kesehatan ibu hamil dan kunjungan ke dokter gigi diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Penulis: Retno Indrawati Roestamadji
Tulisan lengkap kami dapat dilihat di:
Quantification of Porphyromonas gingivalis Bacteria in Final Trimester of Pregnant Women According to Their Oral Health Status
european journal of general dentistry l 2022;11:201–206.





