Dalam upaya meningkatkan kualitas pelapisan seng, sebuah pemutih (*brightener*) baru telah dikembangkan, memungkinkan deposisi logam seng pada baja melalui proses elek- troplating. Eksperimen menggunakan sel Hull memainkan peran penting dalam menyem- purnakan komposisi dan parameter operasional bak pelapisan, memastikan kinerja yang optimal. Studi korosi lanjutan, yang melibatkan polarisasi Tafel dan spektroskopi impedansi elektrokimia (EIS), memberikan wawasan mendalam tentang ketahanan korosi unggul dari lapisan seng yang cemerlang ini. Karakteristik permukaan lapisan seng yang cerah dianalisis secara menyeluruh. Hasil analisis FTIR, SEM, dan spektroskopi reflektansi menunjukkan adanya perubahan signifikan pada morfologi permukaan.
Analisis difraksi sinar-X (XRD) lebih lanjut mengonfirmasi perubahan penting dalam orientasi kristalit dan struktur fasa, menyoroti efek transformatif dari pemutih baru ini. Investigasi elek- trokimia, yang dilengkapi dengan simulasi dinamik molekul teoretis (MD), mengungkap interaksi mendalam antara seng dan permukaan logam. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan potensi besar dari pemutih inovatif tersebut dalam meningkatkan kecerahan dan ketahanan korosi lapisan seng pada substrat baja lunak. Terobosan ini tidak hanya meningkatkan kualitas estetika dan proteksi lapisan seng tetapi juga menjadi langkah maju yang signifikan dalam ilmu material dan rekayasa permukaan.
Penulis: Herri Trilaksana, S.Si., M.Si., Ph.D.
Baca juga: Ekstrak Gambir Sebagai Penghambat Korosi pada Stainless Steel





