Universitas Airlangga Official Website

Peran Akuntan Dalam University Good Governance

Organisasi sektor publik merupakan organisasi yang memiliki tugas untuk menyediakan pelayanan bagi masyarakat dan organisasi sektor publik itu dapat berupa lembaga pemerintahan, perusahaan milik negara baik pusat maupun daerah, rumah sakit, dan berbagai lembaga  pendidikan, termasuk perguruan tinggi. Selama ini, organisasi sektor publik, tidak pernah lepas dari isu kecurangan (fraud), padahal organisasi sektor publik memiliki tanggung jawab langsung kepada masyarakat, karena sejatinya tujuan organisasi sektor publik adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat luas. Karena itu perguruan tinggi terutama Perguruan Tinggi Negeri – Berbadan Hukum membentuk badan yang bertugas dalam bidang pengawasan atau oversight pelaksanaan kerja perguruan tinggi.

Di Perguruan Tinggi berbadan Hukum seperti UNAIR ada Lembaga-lembaga penting yang melakukan tugas oversight itu yaitu BPI – Badan Pengawas Internal, Direktorat Keuangan dan Komite Audit (yang merupakan aparat nya Majelis Wali Amanat dalam melaksanakan fungsi pengawasan/oversight). Lembaga-lembaga itu merupakan pilar utama dalam penerapan prinsip-prinsip Good Governance di Perguruan Tinggi.

Untuk melakukan tugas dan fungsinya lembaga diatas memang diperlukan SDM yang memiliki expertise khusus atau pemahaman tentang akutansi, fungsi dan tugas Akuntan.

Menurut Accounting Tools, Accounting CPE Courses and Books, 2025: “Accountancy is the practice of recording, classifying, and reporting on business transactions for a business. It provides feedback to management regarding the financial results and status of an organization. The key accountancy tasks are noted below.”. (Akuntansi adalah praktik pencatatan, klasifikasi, dan pelaporan transaksi bisnis untuk suatu bisnis. Ini memberikan umpan balik kepada manajemen mengenai hasil keuangan dan status suatu organisasi. Tugas-tugas akuntansi utama dicatat di bawah ini.”).

Sementara Occupational Outlook Hanbook, U.S Bureau of Labor Statistics menyebutkan tugas Akuntan dan Auditor: “Accountants and auditors prepare and examine financial records, identify potential areas of opportunity and risk, and provide solutions for businesses and individuals. They ensure that financial records are accurate, that financial and data risks are evaluated, and that taxes are paid properly. They also assess financial operations and work to help ensure that organizations run efficiently.” (Akuntan dan auditor menyiapkan dan memeriksa catatan keuangan, mengidentifikasi area peluang dan risiko potensial, dan memberikan solusi untuk bisnis dan individu. Mereka memastikan bahwa catatan keuangan akurat, risiko keuangan dan data dievaluasi, dan pajak dibayar dengan benar. Mereka juga menilai operasi keuangan dan bekerja untuk membantu memastikan bahwa organisasi berjalan secara efisien).

Drs. Widartoyo, SE, Ak, M.Ak. CA, CPA salah satu anggota Komite Audit MWA UNAIR menambahkan pendapatnya tentang akutansi dengan menjelaskan bahwa akutansi merupakan kegiatan jasa dalam rangka penyajian informasi ekonomi untuk berbagai alternatif keputusan oleh para pemangku kepentingan . akuntansi tidak saja mempunyai implikasi ekonomi tapi juga aspek hukum misalnya 1.) Salah penyajian (over/under stated) dan 2 menghilangkan atau menyembunyikan fakta material. Pak Wid – begitu dia dipanggil mengeleborasi lagi bahwa dalam rangka penyajian wajar laporan keuangan sesuai standar akuntasi keuangan , diperlukan auditor independen agar para pemangkua kepentingan memperoleh dasar informasi yang akuntabel  dan transparan, bebas dari kesalahan material, lengkap dan jelas.

Karena itu Akuntan memainkan peran penting dalam mendorong tata kelola perusahaan atau Perguruan Tinggi yang baik dengan memastikan transparansi keuangan, akuntabilitas, dan perilaku etis dalam suatu organisasi. Mereka bertindak sebagai penjaga gerbang informasi keuangan, membantu membangun kepercayaan dengan pemangku kepentingan dan mempromosikan keberlanjutan jangka panjang.

UNAIR pada pemeringkatan QS WUR 2026 menduduki peringkat 287 dunia, naik dari peringkat sebelumnya yakni 308. Rektor UNAIR yang baru dilantik, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin menuturkan, posisi ini merupakan capaian tertinggi UNAIR sepanjang sejarah keikutsertaannya dalam pemeringkatan QS WUR. Posisi yang gemilang itu harus dijaga dengan mempertahankan Good University Governance yang selama ini sudah baik dan para akuntan dan auditor dilingkungan UNAIR menjadi salah satu komponen penting dalam berkontribusi untuk meningkatkan Good Governance itu.