Universitas Airlangga Official Website

Perlunya Memahami Letak Posisi Anatomi Saluran Akar bagian Mesiobukal Gigi Geraham pada Rahang Atas secara Komprehensif

Ilustrasi by Hello Sehat

Posisi anatomi saluran akar bagian mesiobukal merupakan salah satu bagian akar gigi yang perlu mendapat perhatian khusus ketika melakukan perawatan saluran akar gigi. Posisi foramen palatina terletak di rahang atas dipengaruhi dengan bentuk rahang. Posisi saluran akar ini berada di bagian mesiobukal dari gigi geraham rahang atas. Terdapat beberapa variasi letak anatomis saluran akar bagian mesiobukal tersebut telah diteliti dan dipelajari lebih lanjut dengan menggunakan konfigurasi saluran akar gigi menggunakan cone-beam computed tomography (CBCT).

Beberapa model matematika yang menggambarkan dan mengidentifikasikan model variasi saluran akar mesiobukal gigi geraham rahang atas, yaitu: variasi bentuk I, II, dan IV. Evaluasi pada saluran akar mesiobukal gigi geraham rahang atas juga dipelajari menggunakan alat bantu radiologi berupa cone-beam computed tomography (CBCT). Evaluasi menggunakan CBCT pada rahang atas merupakan salah satu bentuk evaluasi yang tidak invasif ke dalam jaringan untuk mengevaluasi manusia. Evaluasi CBCT menunjukan bahwa prevalensi tipe I merupakan variasi yang paling sering ditemui sebesar 33.29%, diikuti dengan tipe II sebesar 27.18%, dan tipe IV sebesar 26.36%.

Seorang dokter gigi perlu memahami letak saluran akar mesiobukal gigi geraham rahang atas secara komprehensif. Beberapa tindakan yang berhubungan dengan letak anatomi saluran akar mesiobukal gigi geraham rahang atas yaitu ketika melakukan tindakan perawatan saluran akar yang terjadi akibat terjadinya karies pada gigi. Karies gigi merupakan salah satu penyakit kronis yang umum terjadi pada gigi yang jika tidak dirawat akan berkembang menjadi keadaan infeksi pulpa dan jaringan di sekitar akar gigi yang dilanjutkan dengan menggunakan terapi perawatan saluran akar gigi. Terapi tersebut bertujuan untuk menghilangkan bakteri dan material yang terinfeksi dari pulpa dan jaringan di sekitar akar gigi dan menggantinya dengan menggunakan material yang biokompatibel.

Ketidak pahaman terhadap posisi anatomi saluran akar mesiobukal gigi geraham rahang atas secara komprehensif akan meningkatkan resiko kegagalan perawatan saluran akar karena ketidakadekuatan proses pembersihan saat perawatan saluran akar. Selain itu, kegagalan perawatan saluran akar juga dapat disebabkan oleh adanya anatomi saluran akar yang kompleks sehingga tidak terjangkau pada saat proses terapi saluran akar gigi.

Penelitian yang kami lakukan dengan cara mengevaluasi bentuk anatomi saluran akar gigi bagian mesiobukal pada gigi geraham rahang atas dengan menggunakan alat CBCT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum letak anatomis saluran akar mesiobukal gigi geraham rahang atas didominasi oleh type I yang diikuti oleh type II, dan tipe IV. Letak anatomis tersebut dapat menjadi perhatian bagi dokter gigi yang akan melakukan tindakan perawatan saluran akar gigi sehingga mengurangi resiko kegagalan setelah perawatan saluran akar gigi.

Penulis: Dr. Dian Agustin Wahjuningrum, drg., Sp.KG(K)

Informasi lebih detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https://doi.org/10.3390/ijerph191610160

Sourabh Barbhai, Rajesh Shetty, Poonam Joshi, Vini Mehta, Ankita Mathur, Tanvi Sharma, Damini Chakraborty, Priyanka Porwal, Aida Meto, Dian Agustin Wahjuningrum, Alexander Maniangat Luke, and Ajinkya M. Pawar. [2022] Evaluation of Root Anatomy and Canal Configuration of Human Permanent Maxillary First Molar Using Cone-Beam Computed Tomography: A Systematic Review. International Journal of Environmental Research and Public Health Vol. 19, pp: 1-14