Humas (27/11/2024) | Delegasi FH UNAIR pada Minggu (24/11/2024) telah meraih juara I Essai Competition tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang merupakan rangkaian peringatan Dies Natalis ke-100 FH UI. Lomba bergengsi ini diikuti oleh 26 delegasi dari berbagai fakultas hukum di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan, tetapi juga wadah bagi para peserta untuk menunjukkan pemikiran kritis mereka di tengah suasana yang penuh antusiasme dan persaingan sehat. Delegasi FH UNAIR diantaranya yakni Yono Sugi Anom Darmawan dan Suryadi Abdul Aziz selaku official.

Anom menjelaskan bahwa dalam kompetisi tersebut mengangkat tema “Hukum Islam dan Kontekstualisasi Penerapan Syariah pada Zaman Modern”. Melalui kompetisi ini membuka ruang diskusi tentang relevansi hukum Islam dalam menghadapi tantangan era globalisasi.
“Kami menuangkan gagasan mengenai strategis tentang Surat Berharga Negara Syariah sebagai salah satu instrumen pembiayaan untuk mendukung proyek perubahan iklim. Berlandaskan pada analisis adanya kekosongan hukum dalam kebijakan penerbitan surat berharga yang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi pasar, baik bagi investor domestik maupun internasional,” ungkapnya.
Dalam menjawab permasalah tersebut, Anom menggagas solusi dengan melibatkan Dewan Syariah Nasional MUI dalam memverifikasi kepatuhan syariah proyek-proyek perubahan iklim. Keunggulan sistem tersebut, diharapkan mampu menarik lebih banyak partisipasi umat Islam dan meningkatkan daya tarik dalam lingkup investasi syariah.
Anom mengakui bahwa persiapan lomba yang diikuti hanya dipersiapkan dengan waktu singkat, kurang lebih hanya empat hari. Meskipun waktu persiapan yang minim, ia berusaha untuk memaksimalkan hasil riset hingga sistematika penulisan.
“Tentunya selama kompetisi berlangsung, banyak sekali pengalam yang didapatkan, mulai mekanismen analisis penulisan hingga kolaborasi tim. Kami senang untuk dapat berjuang sejauh ini, perjuangan yang dimulai sejak awal hingga pada saat presentasi tahapan final, membuat kami bangga mampu membawa harum nama FH UNAIR di tingkat nasional,” ucapnya.
Baca Juga: Kuliah Umum Hukum Siber, Bedah Sengketa Domain Names dan Trademark
Selama mengikuti kompetisi tersebut, Anom terus tertarik mengembangkan bakat kepenulisannya. Berkontribusi dalam bidang kepenulisan hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional menjadi kebanggaan tersendiri. “Harapannya bagi seluruh mahasiswa FH UNAIR dapat terus melangkah maju, menciptakan inovasi, dan membawa nama baik almamater tercinta, melalui kompetisi,” pungkasnya.
Penulis : M. Akmal Syawal
Editor: Masitoh Indriani




