Universitas Airlangga Official Website

Dua Sivitas Akademika FH UNAIR Berikan Seluk Beluk Mengenyam Pendidikan Hukum di Belanda

Humas (31/10/2022) | FH UNAIR pada Selasa (25/10/2022) menggelar Student Talk dengan mengangkat judul “Law Student, Are You Ready to Advancing the Rule of Law?.” Digelar secara hybrid, gelar wicara ini diadakan untuk berbagi pengalaman sivitas akademika FH UNAIR terkait pengalaman dan metode belajar fakultas hukum di Belanda. 

Mahasiswi IUP-Double Degree Program FH UNAIR Farani Nazwa C. Irsan diundang menjadi pembicara pertama pada sore hari itu. Ia pernah mengenyam studi di Maastrich University, Perkuliahan disitu ada beberapa setup, mulai dari kelas pada umumnya, self-study, hingga problem-based learning (PBL) yang pada dasarnya adalah mahasiswa diminta untuk mendiskusikan suatu permasalahan hukum. Di awal, mahasiswa telah diberikan saran literatur mata kuliah, dan jadwalnya selama satu semester. 

“Secara lingkungan, ruang kelas dan PBL itu aman dan engaging karena dosennya juga menciptakan atmosfer yang santai. Ditambah pula, presensi kehadiran itu tidak menentukan nilai akhir karena kelas itu sudah direkam dan disediakan ke semua mahasiswa. Jadi, mahasiswa dapat mengatur cara belajarnya sendiri-sendiri, apakah ingin self-study atau datang ke kelas. Mahasiswa yang datang juga bisa lebih engage,” ujar mahasiswi angkatan 2018 itu. 

Alumni FH UNAIR Annida Aqiila Putri kemudian hadir menjadi pembicara kedua. Saat ini, ia sedang mengenyam pendidikan master di Utrecht University. Annida menjelaskan bahwa atmosfer kebebasan akademik di universitas itu jauh lebih terasa dan terinstitusionalkan. Mahasiswa dipantik untuk lebih kritis dengan literatur-literatur yang diberikan oleh dosen. Tak hanya itu, pendapat-pendapat dosen juga secara bebas dapat dikritisi disana. 

“Fakultas hukum di Utrecht University tidak memiliki satu metodologi pakem yang harus diikuti oleh mahasiswa. Kita diperkenalkan oleh banyak sekali metodologi hukum yang dapat menjadi pisau analisis penyelesaian suatu problematika hukum yang ada di masyarakat. Alhasil, atmosfer diskusi yang ada di kelas lebih vibrant,” tutur alumni angkatan 2017 itu. 

Student Talk yang digelar sore hari itu juga dihadiri oleh dua akademisi hukum dari Maastricht University. Mereka adalah Dr. Sascha Hardt dan Assoc. Prof. Fokke Fernhout, dan mereka memberikan komentar terkait pengalaman-pengalaman kedua pembicara. 

Penulis: Pradnya Wicaksana