Universitas Airlangga Official Website

FH UNAIR Sukses Luncurkan 2 Buku Mengenai Dinamika Perkembangan Hukum

Humas (7/7/2023) | Pada Kamis (6/7/2023) telah dilaksanakan peluncuran buku di Gedung A ruang 303 FH UNAIR, peluncuran buku yang pertama dipersembahkan untuk Alm. Prof. Dr. Rudhi Prasetya, S.H. yang merupakan salah satu Guru Besar FH UNAIR berjudul “Dinamika Perkembangan Hukum Bisnis, Hukum Perbankan, Hukum Perseroan, dan Hukum Investasi di Indonesia.” Selanjutnya peluncuran buku kedua untuk persembahan 75 tahun Dr. Harjono, S.H., MCL berjudul “Dinamika Perkembangan Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Pasca Reformasi di Indonesia.” 

Acara ini dihadiri sebagaian besar dosen FH UNAIR dari departemen Hukum Administrasi, Hukum Tata Negara dan Hukum Perdata, juga beberapa tamu undangan yang turut menghadiri acara peluncuran buku ini. Acara ini dibuka oleh Iman Prihandono, S.H., M.H., LL.M., Ph.D selaku Dekan FH UNAIR, selanjutnya juga ada beberapa kalimat sambutan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, S.H., MS selaku inisiator penerbitan buku. 

Adapun serangkaian acara yang dilaksanakan, mulai dari penyerahan buku secara simbolis, talkshow dengan pembicara yang diantaranya Prof. Dr. Y. Sogar Simamora, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Tatiek Sri Djatmiati, S.H., MS., dan Dr. Sukardi, S.H., M.H., yang dilanjutkan dengan testimoni peluncuran buku yang disampaikan diantaranya oleh Hartini Mochtar Kasran S.H. FCBArb FIIArb selaku Ketua BANI Surabaya, Prof. Dr. Rahmi Jened, S.H., M.H. sebagai Guru Besar Hukum Kekayaan Intelektual FH UNAIR, YM Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., MS, Dr. Emanuel Sudjatmoko, S.H., MS Dosen Hukum Administasi FH UNAIR, dan Dr. Ario Bimo tomo SIP MIR bagian dari keluarga Dr. Harjono, serta di tutup dengan sesi foto bersama. 

“Dari dulu para guru besar saya menggunakan konsep hukum administrasi, bukan hukum administrasi, oleh karenanya dalam buku Dr. Harjono saya senang dengan tetap menggunakan konsep hukum administrasi,” ungkap Prof.Tatiek. 

Pada sesi testimoni Prof. Rahmi Jened menyampaikan kebanggannya kepada Alm. Prof. Rudhi Prasetya. “Saya mengenal beliau sejak saya menjadi dosen, beliau awalnya tidak setuju dengan adanya mata kuliah hukum investasi di Universitas Airlangga, karena hukum investasi merupakan mata kuliah dari S2 di Amerika, sedangkan disini diterapkan untuk S1. Akhirnya beliau setuju dengan catatan perbedaan nomenklatur, yang diajarkan hanya investasi langsung, tidak boleh kemana-mana,” tutur Prof. Rahmi Jened dalam menyampaikan pengalamannya terhadap Alm. Prof. Rudhi. 

Dok : Humas FH UNAIR 

Penulis : M. Akmal Syawal