Universitas Airlangga Official Website

Kerja Sama FH UNAIR dan VUB Belgium melalui Program Jean Monnet Module Erasmus+

Humas (12/12/2023) | Setiap tahunnya, European Union melalui program Erasmus+ membuka kesempatan bagi semua perguruan tinggi di dunia dalam memperebutkan dana hibah program Jean Monnet Module. Dana ini dapat digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang berkaitan dengan European Union selama tiga tahun. 

Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH UNAIR) menjadi salah satu penerima dana hibah program Jean Monnet Module Erasmus+ untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan tema European Union Trade and Sustainable Development (EU TSD). FH UNAIR berhasil mendapatkan dana ini berkat bantuan dari Airlangga Global Engagement

Kegiatan EU TSD ini diketuai oleh dosen hukum internasional FH UNAIR, Dr. Intan Soeparna, bersama perwakilan dari Vrije Universiteit Brussels (VUB), Prof. Roberto Reyes, selaku Teaching Coordinator. Kegiatan yang dilaksanakan pada 20 – 24 November 2023 itu diawali dengan kunjungan Dr. Intan ke VUB untuk mendiskusikan pelaksanaan program Jean Monnet Module yang direncanakan akan dilaksanakan pada semester depan di FH UNAIR. Mereka juga mendiskusikan silabus, metode, dan sistem pengajaran EU TSD. 

Selain berdiskusi dan menyusun silabus, Dr. Intan dan Prof. Robert juga diundang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brussels untuk mendiskusikan Free Trade Agreement antara European Union dan Indonesia. Free Trade Agreement ini berkaitan dengan Chapter Trade and Sustainable Development. Keduanya diundang oleh KBRI karena keduanya merupakan ahli dan peneliti di bidang perdagangan internasional dan sustainable development, sehingga diharapkan hasil diskusi mereka dapat dipresentasikan di KBRI Brussels untuk memberi masukan pada perundingan European Union-Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement (EUICEPA) dan Free Trade Agreement yang akan diselenggarakan pada Desember 2023 ini. 

Baca Juga: Dosen Hukum Tata Negara FH UNAIR Ikuti Kegiatan Erasmus+ Doctorate Student Traineeship and Mobility di Mykolas Romeris University

“Hasil diskusi dan penelitian kami juga akan menjadi bahan mengajar pada program Jean Monnet Module di FH UNAIR semester depan,” ujar Dr. Intan. 

Selain itu, Pemerintah Belgia melalui VLIR-OUS Short Initiatives Project turut memberikan dana hibah kepada VUB untuk penelitian, pengabdian masyarakat, publikasi, dan pendidikan. Tahun ini, VUB berkolaborasi dengan FH UNAIR dalam melaksanakan program VLIR-OUS Short Initiatives Project yang mengusung tema “Empowering Women Farmers to Actualise Rights to Seed for Sustainable and Resilient Food System in East-Java Indonesia”. Tema ini diambil berdasarkan penelitian bahwa masih banyak perempuan petani di Indonesia yang tidak mendapatkan informasi mengenai hak benih dalam mencapai SDGs Zero Hunger. Promotor dari program ini ialah Prof. Koen Byttebier dari VUB dan Dr. Intan Soeparna dari FH UNAIR. Sedangkan, Co-Promotor dari VUB ialah Prof. Kim Van der Borght dan Prof. Nurul Barizah dari UNAIR.  

kerja sama fh unair dan vub belgium melalui program jean monnet module erasmus 1

“Para promotor masing-masing membawahi tim baik di VUB maupun di UNAIR. Tugas tim adalah melaksanakan semua kegiatan proyek tersebut selama dua tahun. Tim UNAIR dan VUB selain akan partner up dalam penelitian dan publikasi, juga bersama-sama melaksanakan pengabdian masyarakat di beberapa daerah di Jawa Timur,” tutur Dr. Intan. 

Kedua kegiatan tersebut memiliki manfaat yang cukup besar bagi sivitas akademika FH UNAIR maupun VUB, di antaranya yaitu beasiswa bagi mahasiswa lokal, pengembangan keilmuan, dan pengabdian masyarakat yang langsung dilaksanakan oleh tim dari kedua universitas. Sivitas akademika FH UNAIR juga mencakup pengalaman berkolaborasi secara internasional dan meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat,  

“Dengan adanya kerja sama internasional seperti ini diharapkan akan meningkatkan peringkat sebagai universitas berkelas dunia. Semoga FH UNAIR akan terus berpartisipasi dalam kerja sama internasional seperti ini di masa yang akan datang,” pungkas Dr. Intan. 

Penulis : Dewi Yugi Arti