FH News (13/02/2026) | Perpustakaan Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi E-Resources secara online pada Jumat, 13 Februari 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas akademik mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa S1 angkatan 2022 dan 2023 yang tengah menempuh mata kuliah Argumentasi Hukum, Penelitian Hukum, penyusunan proposal skripsi, maupun publikasi ilmiah. Kegiatan ini menekankan pentingnya literasi informasi di tengah derasnya arus digitalisasi, sekaligus membekali mahasiswa dengan strategi cerdas dalam memanfaatkan sumber referensi ilmiah yang kredibel dan terverifikasi.

Dalam pemaparannya, Dwi Marina menjelaskan bahwa referensi ilmiah merupakan pondasi utama dalam setiap aktivitas akademik, mulai dari tugas kuliah, riset dan publikasi, hingga pengabdian kepada masyarakat. Namun, fenomena “Google minded” yang menjadikan mesin pencari sebagai sumber utama tanpa evaluasi mendalam, serta kecenderungan “AI oriented” yang memanfaatkan kecerdasan buatan secara tidak kritis, berpotensi menimbulkan risiko akademik. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk memahami strategi pencarian literatur yang sistematis serta mampu mengevaluasi dan menggunakan referensi secara bertanggung jawab.
Perpustakaan UNAIR menyediakan berbagai layanan e-resources yang dapat diakses melalui lib.unair.ac.id, meliputi e-journal, e-book, dataset, repository, hingga indexing database. Beragam platform bereputasi internasional turut mendukung kebutuhan akademik mahasiswa, seperti EBSCOhost, Emerald Insight, HeinOnline, JSTOR, IEEE Xplore, dan lainnya. Ketersediaan akses terhadap jurnal internasional, dokumen hukum, hingga sumber primer ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan relevan.
Baca Juga: FGD AKPI: Kuatkan Peran Profesi Kurator di Dunia Usaha dan UMKM
Dalam mempermudah proses pencarian, Perpustakaan UNAIR juga menghadirkan sistem EBSCO Discovery Service sebagai search engine terintegrasi yang menggabungkan seluruh koleksi e-resources ke dalam satu pintu pencarian. Dengan sistem ini, mahasiswa dapat melakukan penelusuran literatur secara efisien dan komprehensif tanpa harus membuka setiap platform secara terpisah.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan tumbuh budaya akademik yang lebih kritis, selektif, dan berintegritas, sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga peneliti yang mampu menyaring dan memanfaatkan sumber ilmiah secara profesional.
Sumber gambar: https://lib.stikesmucis.ac.id/?p=761
Penulis: Jessica Ivana Haryanto
Editor: Masitoh Indriani




