Mayoritas masyarakat Indonesia masih belum sepenuhnya peduli terhadap kesiapan dalam membina rumah tangga, baik dari segi finansial, mental, maupun kesehatan reproduksi. Masalahnya, problematika ini tidak hanya berpengaruh pada keharmonisan pasangan dalam rumah tangga. Dampak yang ditimbulkan dapat mempengaruhi aspek lain secara berantai. Oleh karena itu, Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM FIB UNAIR melalui rangkaian program kerja DEPUTRA 9.0 menghadirkan penyuluhan “KELANA; Keluarga Berencana” pada 15 Agustus 2026 di Kampung Kupang Gunung Timur Surabaya.
Pelaksanaan KELANA tentunya disusun untuk mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Materi yang disampaikan dalam penyuluhan KELANA sejalan dengan poin SDGs ke 3 yakni “Kehidupan Sehat dan Sejahtera.” Kegiatan ini difokuskan terhadap warga Kampung Kupang Gunung Timur usia 18 hingga 21 dan para orang tua untuk memberikan literasi mendalam mengenai kesiapan dalam membina rumah tangga dan menjaga kesehatan reproduksi.
Dalam membangun kesiapan keluarga, pemahaman mengenai konsep dasar biologis dan psikologis merupakan langkah awal yang sangat penting untuk dilakukan. Guna mewujudkan kesiapan tersebut, program sosialisasi KELANA hadir untuk membekali masyarakat dengan literasi yang tepat. Qotrunnada selaku pemateri KELANA memaparkan dua cakupan materi penyuluhan yakni kesehatan reproduksi dan pengasuhan keluarga.
Melalui pemaparan materi tersebut, peserta dibekali pemahaman mendasar mengenai perbedaan seks, seksual, dan seksualitas, serta fase pubertas dan anatomi organ reproduksi. Narasumber menekankan bahaya perilaku seks bebas yang berisiko memicu Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti sifilis, klamidia, dan gonore, serta infeksi HIV/AIDS. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai 4 Pilar Pengasuhan Keluarga Sehat yang mencakup komunikasi terbuka, kasih sayang, disiplin positif, dan menjadi teladan, guna membentuk fisik, mental, dan sosial yang sehat sebelum membina rumah tangga.
Pemaparan materi ini disambut antusias oleh para peserta melalui sesi tanya jawab interaktif. Kegiatan Kelana berhasil menjadi wadah dalam memberikan literasi mengenai kesiapan masyarakat dalam berumah tangga. Dengan hal ini, DEPUTRA 9.0 menaruh harapan bahwa edukasi ini mampu meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kesehatan reproduksi sekaligus mendukung pencapaian SDGs poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.
Ditulis oleh: Indana Qori Rahma Aliya




