Universitas Airlangga Official Website

Kesempatan Magang Antar Mahasiswa FIB Wujudkan Mimpi ke Jepang

FIB UNAIR – Bertha Vallencia H., salah satu mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR), meraih kesempatan untuk mengikuti program magang di ANA Narita Airport Services. Bertha akan menjalani program magangnya menjadi passenger service selama satu tahun mulai pertengahan Desember 2024 hingga akhir November 2025 mendatang.

Saat mendapat informasi program magang ini melalui grup angkatannya, Bertha merasa tertarik untuk mendaftar karena ia mengaku memang berkeinginan untuk bekerja di Jepang, atau setidaknya bekerja dengan lingkungan yang menggunakan bahasa Jepang. “Selain itu, orang tua juga mendukung. Jadi, menurutku kenapa ngga mencoba saja,” imbuhnya.

Persiapan terpenting yang dilakukan Bertha saat mendaftar program magang tersebut adalah penguasaan bahasa Jepang. “Karena seleksinya hanya wawancara, jadi aku fokuskan untuk menyiapkan jawaban-jawaban yang sekiranya bisa menambah value dan meningkatkan kepercayaan mereka untuk aku,” jelasnya.

Mulai pertengahan Desember 2024 nanti, Bertha akan memulai program magangnya menjadi passenger service, sesuai dengan posisi yang didaftarnya. Kegiatan magang yang akan dijalaninya meliputi pelayanan kepada penumpang pesawat di ANA Narita Airport yang akan boarding, seperti pengecekan tiket, barang bawaan penumpang, dan serupanya.

“Aku harap jadi lebih mengenali budaya Jepang secara nyata, terutama budaya masyarakat dan bekerjanya. Aku juga berharap keterampilan berbahasa Jepang ku dalam percakapan bisa meningkat,” singkap Bertha saat ditanya keinginan dan tujuan yang ingin dicapainya selama magang.

Bertha juga mengungkapkan perasaannya saat ini mengenai program magang yang akan dijalaninya hingga akhir November 2025 mendatang. “Senang karena impianku untuk ke Jepang dan bekerja di sana akhirnya terwujud, tapi sedih juga karena harus berpisah dengan keluarga dan teman-teman. Aku yakin bakal kangen sama makanan Indonesia,” tuturnya.

Bertha juga berpesan kepada teman-teman mahasiswa lain, khususnya mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang yang tertarik dengan program magang di Jepang sepertinya. Bahasa merupakan kunci terpenting bagi Bertha, karena percakapan adalah hal yang tak akan terhindarkan. “Tingkatkan skill bahasa Jepang, banyak-banyak cari informasi juga di facebook Japanology,” ujarnya.

Terakhir, Bertha juga mengingatkan untuk jangan takut gagal. Sebelum mendapat kesempatan magang ini, ia juga beberapa kali mengalami kegagalan. “Kesempatan itu akan datang ke semua orang, jadi jangan pantang menyerah.”

Kesempatan program magang yang didapatkan Bertha Vallencia H. mendukung Sustainable Development Goals nomor 5, yaitu gender equality.

Penulis: Tarisha Faradis