Sosok Devinta Angelia Yoanne, Duta Berbakat FIB 2025 (Dok. Devinta Angelia)
FIB NEWS – Devinta Angelia Yoanne berhasil menyabet gelar Duta Berbakat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) pada Jumat (28/2/2025). Setelah melewati perjalanan berliku, mahasiswi Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2024 tersebut akhirnya meraih prestasi yang membanggakan.
Kembangkan Bakat Menari
Angel, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa kecintaannya akan tarian tradisional yang mengantarkannya menyabet gelar Duta Berbakat FIB. Angel menyukai tari tradisional Indonesia hingga sering mengikuti perlombaan-perlombaan tari. Untuk itu, bakat yang ia tampilkan saat seleksi duta adalah tari.
“Orang yang menginspirasi saya untuk mengembangkan bakat ini adalah Dewi Sri yang sangat terkenal dalam dunia seni tari. Melalui karyanya, ia berhasil membawa budaya Indonesia ke mata dunia,” tutur Angel.
Meskipun sering unjuk bakat menari, rasa gugup ketika tampil di hadapan juri dan audiens tetap menjadi tantangan terbesar Angel. “Untuk mengatasi rasa gugup itu aku mempersiapkan diri secara matang dan juga melakukan teknik pernapasan untuk menenangkan diri,” tambah Angel.
Dukungan Orang Terdekat
Saat mengikuti seleksi Duta FIB UNAIR ini, Angel mengungka bahwa dukungan dan bantuan dari orang-orang disekitarnya sangat penting. Mereka, orang-orang terdekat Angel, membangun rasa percaya dirinya dengan memberikan motivasi, bimbingan, hingga pengakuan atas potensi yang dimilikinya.
“Semua dukungan yang mereka berikan sangat membantu dalam proses pengembangan bakat. Tanpa dukungan dari mereka, mungkin saya tidak memiliki rasa percaya diri dan juga semangat yang tinggi,” ucap Angel.
Rencana ke Depan dan Makna Gelar
Angel memastikan bahwa gelarnya akan memberi dampak positif bagi dirinya sendiri dan mahasiswa lainnya. Rencananya, ia akan meningkatkan eksistensi dan reputasi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia di kampus maupun di luar kampus.
“Gelar ini memberi saya lebih banyak kepercayaan diri dan semangat untuk terus mengasah kemampuan, serta membuka lebih banyak peluang untuk berkembang di masa depan. Bagi prodi sendiri, gelar ini juga sangat berarti. Ini merupakan pengakuan atas kualitas mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan luar biasa dalam berbagai bidang, seperti seni,” tutup Angel.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu quality education.
Penulis: Ainnur Ayu Nanda Agustin
Editor: Selly Imeldha




