Universitas Airlangga Official Website

Menuju SEMESTA 2024, Ketua Pelaksana Apresiasi Kerja Panitia

Wawancara ketua pelaksana seusai rapat besar panitia pada Senin (12/8/24) di ruang W.S.Rendra FIB UNAIR.

FIB NEWS – SEMESTA (Srawung Bersama Bahasa dan Sastra Indonesia) merupakan kegiatan tahunan untuk menyambut mahasiswa baru program studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga. Menjelang kegiatan tersebut, ketua pelaksana SEMESTA 2024 kembali menggelar rapat besar panitia di ruang W.S. Rendra pada Senin (12/8/2024). Rapat itu membahas beberapa hal penting terkait konsep acara hingga kesiapan tim divisi. 

Diketahui, rapat bersama ini bukanlah yang pertama, melainkan sudah ketiga kalinya diselenggarakan sejak bulan Juni lalu, namun secara daring. Dalam kesempatan itu, perwakilan divisi melaporkan progres kerja mereka termasuk daftar pekerjaan yang harus diselesaikan, kelanjutan tugas, serta penyampaian kendala dalam kerja tim. 

Amoretta Nevi Nirvana menganggap persiapan SEMESTA tahun ini berjalan lebih cepat jika dibandingkan dengan tahun lalu yang pernah diikutinya, sebab tim dapat sepenuhnya beriringan satu tujuan dengan koordinasi dan komunikasi yang baik. 

“Aku sangat amat bersyukur karena bertemu orang-orang yang satu tujuan di sini. Kita satu visi, sepemikiran, bahkan jarang terjadi adanya bentrok pendapat. Jadi kita bisa berjalan bareng dengan komunikasi bagus dan progres sangat cepat,” ujarnya. 

Nevi menyebut bahwa progres kesiapan panitia menuju serangkaian SEMESTA pada September mendatang sudah mencapai 80%. Hal itu dinilai lantaran progres signifikan dari panitia keseluruhan telah berjalan sebagaimana konsep awal. 

“Aku sekarang ngeliatnya 80% sedangkan 20% sisanya adalah kebutuhan material seperti perlengkapan yang tinggal kita penuhi saja,” tuturnya. 

SEMESTA 2024 akan menyajikan suatu yang berbeda dari tahun sebelumnya. Pasalnya, menurut mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2022 itu, terdapat konsep seperti semi pementasan yang telah ia rancang sebelumnya bersama tim, termasuk mengenalkan malam puncak bagi mahasiswa baru nantinya. 

“Kami ingin mahasiswa baru mengonsep malam puncak dari SEMESTA 2024 dengan sepenuhnya menyerahkan kepada Maba terkait tema dan nama acara, jadi kami hanya mendampingi. Sementara, semi pementasan yang kumaksud akan lebih menekankan pada penggunaan lighting selama acara agar tidak flat,” imbuhnya. 

Terakhir, Nevi berharap untuk SEMESTA 2024 nanti dapat terselenggara dengan sukses dari tahun-tahun sebelumnya dan memberikan kesan mendalam bagi mahasiswa baru Bahasa dan Sastra Indonesia tahun angkatan 2024.

“Aku berharap maba dapat mengeksplorasi banyak ide bukan cuma osjur terus selesai. Semoga SEMESTA dapat meninggalkan kesan bagus dan memberikan gambaran baru untuk kepengurusan selanjutnya,” pungkasnya. 

Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah