Fakultas Ilmu Budaya merupakan salah satu fakultas yang ada di Universitas Airlangga. Terdapat 4 program studi pada tingkat Strata-1 (S-1) yaitu Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Jepang, serta Ilmu Sejarah. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya mempelajari tentang dasar ilmu humaniora yang kemudian akan mengerucut berdasarkan fokus masing-masing program studi. Selain itu Fakultas Ilmu Budaya juga mempelajari dan banyak mengkaji tentang kebudayaan, baik kebudayaan lokal maupun internasional. Hal inilah yang kemudian menjadi dasar munculnya slogan “Membangun Negeri, Berbasis Tradisi” milik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga. Indonesia diharapkan dapat menjadi negara yang makmur dan sejahtera dengan memanfaatkan modal yang berlimpah, yaitu kebudayaan (tradisi).
Fakultas Ilmu Budaya memiliki visi untuk menjadi fakultas yang mandiri, inovatif, dan terkemuka di tingkat nasional dan internasional, pelopor pengembangan studi humaniora dan seni yang berlandaskan moral agama. Sehingga kurikulum yang dibuat bertujuan untuk menjadikan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya memiliki kecerdasan intelektual, sosial, spiritual, dan intrapersonal yang diharapkan dapat mengharumkan nama Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga dan bermanfaat bagi negeri ini. Selain melalui pembelajaran akademis, Fakultas Ilmu Budaya juga menyiapkan sarana-sarana lain untuk mengasah potensi mahasiswa, salah satunya melalui Ormawa, BSO, dan Komunitas. Sehingga tidak hanya kemampuan akademis yang didapatkan oleh mahasiswa, tetapi juga kemampuan non-akademis.
Fakultas Ilmu Budaya juga memerlukan mahasiswa unggulan untuk dapat mewakili, memperkenalkan, dan merepresentasikan instansi ke jangkauan yang lebih luas. Oleh sebab itu, terdapat sebuah ajang bernama “Pemilihan Duta Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga”. Ajang tersebut bertujuan untuk memilih mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yang dirasa mampu untuk mengemban amanah untuk merepresentasikan dan mempromosikan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga.
Ajang ini diselenggarakan setiap tahun di bawah naungan BSO Paguyuban Duta FIB UNAIR. Nantinya mahasiswa terpilih akan bergabung bersama Paguyuban Duta FIB UNAIR untuk merancang program kerja sebagai bentuk strategi merepresentasikan dan mempromosikan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga.
Mengingat era ini telah terjadi perkembangan teknologi yang sangat pesat, sehingga menyebabkan pertukaran informasi dapat dengan mudah dilakukan. Hal ini menyebabkan mulai terkikisnya minat generasi muda terhadap kebudayaan yang dikhawatirkan terjadi kepunahan budaya nusantara. Maka dari itu, ajang ini juga dinilai dapat menciptakan generasi muda yang lebih dekat dengan kebudayaan dengan harapan agar dapat diteruskan kepada generasi muda lainnya dengan cara yang sesuai dengan era ini.




