Universitas Airlangga Official Website

Rektor UNAIR Hadiri Hari Nasional RRT ke-77, Perkuat Jejaring Persahabatan Internasional 

Sesi foto bersama para Undangan Peringatan Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-77, Selasa (22/9/2026), di Vasa Hotel Surabaya. (Foto: PHMP UNAIR)
Sesi foto bersama para Undangan Peringatan Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-77, Selasa (22/9/2026), di Vasa Hotel Surabaya. (Foto: PHMP UNAIR)

UNAIR NEWS – Mempererat persahabatan antarnegara menjadi salah satu langkah penting bagi perguruan tinggi untuk memperluas kiprah global. Semangat tersebut tercermin melalui kehadiran Rektor Universitas Airlangga (UNAIR) Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin dalam peringatan Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-77, Selasa (22/9/2026), di Vasa Hotel Surabaya. Atas undangan Konsulat Jenderal RRT di Surabaya, kehadiran Rektor UNAIR menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan baik sekaligus membuka ruang penguatan jejaring internasional, khususnya antara UNAIR dan Tiongkok.

Rektor UNAIR, Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin beserta jajaran pimpinan saat tiba di peringatan Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-77, Selasa (22/9/2026) disambut oleh Konsul Jenderal RRT di Surabaya, Ye Su. (Foto: PHMP UNAIR)
Tiongkok Dorong Kemitraan dan Kolaborasi Global

Konsul Jenderal RRT di Surabaya Ye Su menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung perkembangan Tiongkok di Indonesia. Dalam sambutannya, ia menyoroti perjalanan pembangunan Tiongkok, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi. “Tiongkok terus berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dunia. Saat ini, kontribusi Tiongkok mencapai sekitar 30 persen,” ujarnya. Ia juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (AI), robotika, dan obat-obatan sebagai komoditas baru yang menjanjikan di pasar internasional.

Ye Su menegaskan bahwa kemajuan suatu negara tidak hanya terletak pada capaian ekonominya, tetapi juga kebermanfaatan pada kepada dunia. “Kebesaran sebuah negara terletak pada manfaat yang diberikannya kepada dunia. Tiongkok menentang segala bentuk tindakan sepihak dan terus mendorong tata kelola global yang adil dan beradab,” tuturnya. Ia menambahkan, Tiongkok siap berbagi peluang dengan dunia melalui kemitraan perdagangan dan kerja sama yang saling menguntungkan. Menurutnya, hubungan strategis Indonesia-Tiongkok telah menghasilkan berbagai capaian positif dalam mendukung modernisasi kedua negara.

Jajaran pimpinan UNAIR yang menghadiri Peringatan Hari Nasional Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ke-77, Selasa (22/9/2026), di Vasa Hotel Surabaya. (Foto: PHMP UNAIR)
Kemitraan Jatim-Tiongkok untuk Kesejahteraan Bersama

Lebih lanjut, Ye Su menyoroti 20 tahun perjalanan Konsulat Jenderal RRT di Surabaya yang telah menyaksikan beragam potensi kerja sama di Jawa Timur. Ia menyebut proyek kolaborasi industri turut memberikan kontribusi bagi perekonomian lokal. “Melalui hasil kerja sama yang nyata, kita dapat membangun hubungan yang baik dan saling menguntungkan. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung hubungan bilateral Tiongkok dan Indonesia. Semoga persahabatan Indonesia-Tiongkok abadi selamanya,” ungkapnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak turut mengapresiasi peran Ye Su dalam menjaga hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur. Ia berharap, hubungan yang telah terjalin dapat terus berkembang melalui kolaborasi yang semakin luas. “Saya mengapresiasi Bapak Konsul Jenderal Ye Su yang selalu menjalin dan menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen di Jawa Timur. Mudah-mudahan kerja sama antara Tiongkok dan Jawa Timur semakin berkembang ke depannya, dan keakraban di antara kita selalu terjaga,” tuturnya. Emil juga berharap RRT terus mengalami kemajuan sehingga kedua pihak dapat meraih kesejahteraan bersama (mutual prosperity).

UNAIR Perluas Jejaring Internasional dengan Tiongkok

Kehadiran Rektor UNAIR Prof Muhammad Madyan dalam momentum diplomatik tersebut mencerminkan pentingnya jejaring internasional dalam mendukung peran UNAIR sebagai perguruan tinggi berwawasan global. Hubungan baik dengan Tiongkok menjadi salah satu ruang strategis bagi UNAIR untuk memperluas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui partisipasi dalam forum persahabatan internasional, UNAIR turut menjaga komunikasi dengan para pemangku kepentingan serta membuka ruang bagi kemitraan yang produktif dan berkelanjutan antara Indonesia dan Tiongkok.

Penulis: Ragil Kukuh Imanto