Surabaya, fkg.unair.ac.id – Bertujuan untuk memperluas wawasan terbaru, departemen Prostodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR) secara berkala mendatangkan praktisi handal sebagai pembicara pada kegiatan kuliah tamu. Kali ini pemateri merupakan Adjunct Professor FKG UNAIR, yakni Prof Mee-Kyoung Son.
Prof Son, akrabnya merupakan salah satu dosen Departement Prosthodontic di Chosun University, Gwangju, Korea Selatan. Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan materi berjudul “Problem Based Learning in RPD”.
Kuliah tamu ini dilangsungkan secara daring melalui ruang siar zoom pada Kamis, 11 Mei 2023. Gelaran ini diikuti oleh sebanyak 23 mahasiswa Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Prostodonsia dan 16 staf departemen Prostodonsia.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh ketua departemen Prostodonsia FKG UNAIR, Prof. Dr. Nike Hendrijantini, drg., M.Kes., Sp.Pros.(K)., dan Koordinator Program Studi (KPS) Spesialis Prostodonsia Ratri Maya Sitalaksmi, drg., M.Kes., PhD., Sp.Pros(K).
Kendati hanya dilakukan secara online, tingginya antusiasme peserta dapat ditunjukan dengan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan pada sesi tanya jawab interaktif. Bagi para peserta, selain mendapatkan ilmu dari praktisi di bidangnya, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengasah keterampilan berpikir kritis dan kemampuan melihat dari perspektif baru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari terlaksananya Stovit Online Series (SOS) 2023. Kuliah tamu ini juga menjadi kuliah perdana Prof Son untuk departemen Prostodonsia FKG UNAIR.
Nadia Kartikasari, drg., M.Kes., Ph.D selaku Koordinator Kegiatan SOS 2023 sekaligus dosen departemen Prostodonsia, berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para peserta dan diharapkan dapat kembali diadakan di masa depan.“Kuliah tamu ini merupakan upaya untuk meningkatkan wawasan global bagi peserta. Kami berharap kuliah tamu ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Dengan demikian, mahasiswa dapat menjadi lulusan yang kompeten dan siap bersaing,” sebutnya. STF




