Universitas Airlangga Official Website

Demo Ovariohisterectomy Dengan Persiapan yang Singkat

SURABAYA – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga mengikuti kegiatan demonstrasi ovariohisterektomi (OH) sebagai bagian dari pembelajaran bedah di Divisi Klinik. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menguasai keterampilan bedah dasar yang dibutuhkan dalam praktik kedokteran hewan.

Demonstrasi OH dilaksanakan di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) Universitas Airlangga di bawah bimbingan Prof. Dr. Ira Sari Yudaniayanti, drh., M.P. dengan pendampingan dari drh. Rafif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung prosedur ovariohisterektomi mulai dari tahap persiapan hingga penanganan pascaoperasi.

Sebelum tindakan dilakukan, mahasiswa mempersiapkan berbagai instrumen bedah dan bahan yang diperlukan, termasuk proses sterilisasi alat dan material bedah sesuai standar prosedur yang berlaku. Tahap persiapan ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran karena memberikan pemahaman mengenai prinsip aseptik dan pencegahan infeksi selama tindakan operasi.

Selanjutnya, pasien menjalani tahapan pramedikasi, pemasangan infus, serta persiapan anestesi sebelum dibawa ke ruang operasi. Mahasiswa terlibat langsung dalam setiap proses di bawah pengawasan dokter hewan pembimbing sehingga dapat memahami penerapan prosedur anestesi dan manajemen pasien sebelum tindakan bedah dilakukan.

Pada saat pelaksanaan operasi, mahasiswa melakukan prosedur ovariohisterektomi secara langsung dengan supervisi dari dokter pembimbing. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata mengenai teknik bedah, kerja sama tim, pengambilan keputusan klinis, serta penerapan prinsip kehati-hatian selama prosedur berlangsung. Melalui praktik langsung, mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan psikomotorik sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam menghadapi tindakan bedah.

Selain keterampilan teknis, kegiatan ini juga melatih kemampuan koordinasi dan komunikasi antaranggota tim. Setiap mahasiswa memiliki peran dalam proses operasi, mulai dari persiapan alat, asistensi bedah, hingga penanganan pasien setelah tindakan selesai. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk profesionalisme dan tanggung jawab sebagai calon dokter hewan.

Sebagai salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai mahasiswa profesi, ovariohisterektomi tidak hanya berperan dalam pengendalian reproduksi hewan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mengintegrasikan aspek ilmu bedah, anestesi, manajemen pasien, dan kesejahteraan hewan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman klinis yang mendukung kesiapan mereka dalam menghadapi praktik profesi di masa mendatang.

Kegiatan demonstrasi ovariohisterektomi ini sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan hewan yang mendukung konsep One Health. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui pembelajaran berbasis praktik yang meningkatkan kompetensi klinis mahasiswa, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui penerapan prosedur sterilisasi, penggunaan bahan medis secara bertanggung jawab, dan pengelolaan pelayanan kesehatan hewan yang aman dan profesional.

Divisi Klinik, Annisa Hanifa Mukin, PPDH Gelombang 43.