NERS NEWS – Kanker kolon atau kolorektal adalah keganasan yang berasal dari jaringan usus besar dan menyerang bagian usus besar dan rektum. Salah satu faktor risiko penyakit kanker kolon yaitu seseorang dengan usia lebih dari 40 tahun (RS Unand – KANKER KOLON (USUS BESAR), n.d.). Minimnya program skrining yang tersedia menjadikan peningkatan kewaspadaan sebagai salah satu upaya mencegah kanker kolorektal. Selain itu, banyak masyarakat yang kurang mengetahui mengenai penyakit kanker kolon juga menjadi salah satu penyebab tingginya kasus kanker kolon di Indonesia. Mengingat angka kasus kanker kolon yang di Indonesia cukup tinggi setelah kasus kanker payudara, serviks, dan paru-paru, kami selaku mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Kelompok 1 Kelas A3 Angkatan 2021 mengangkat tema tentang kanker kolon pada kegiatan Project Based Learning (PJBL) pada mata kuliah Keperawatan Klien Dewasa Sistem Endokrin, Pencernaan, Perkemihan, dan Imunologi.
Kegiatan ini dilaksanakan secara luring pada Minggu, 28 Mei 2023 pukul 09.00-11.00 WIB yang bertempat di Jl. Mulyorejo Selatan No. 1 RT 05, Surabaya. Dalam melaksanakan kegiatan ini, pastinya kami bekerja sama dengan masyarakat Mulyorejo Selatan Rt 05, Surabaya sebanyak 25 orang dengan rentang umur 26-35 tahun. Tidak hanya dihadiri oleh masyarakat setempat, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ibu Arina Qona’ah, S.Kep., Ns., M.Kep. selaku dosen fasilitator mata kuliah Keperawatan Klien Dewasa (KKD) dan Bapak Erwan selaku ketua RW setempat.
Kegiatan kami yang berjudul “SEHATI” ini terdiri dari serangkaian kegiatan seperti pemberian edukasi terkait hal-hal apa saja yang perlu kita ketahui tentang kanker kolon, mulai dari definisi, tanda dan gejala, faktor risiko baik yang dapat diubah maupun tidak dapat diubah, pencegahan, penatalaksanaan, dan asupan nutrisi yang harus dikonsumsi dan dihindari. Tidak hanya pemberian edukasi saja, namun terdapat rangkaian cek kesehatan yang diberikan secara gratis kepada peserta berupa cek tekanan darah dan cek gula darah. Setelah pemaparan materi edukasi, kami juga mengadakan sesi tanya jawab dan sesi games berupa pertanyaan mitos dan fakta.
Setiap peserta yang berhasil menjawab akan mendapatkan reward. Peserta terlihat sangat antusias saat kegiatan berlangsung, terlihat dari peserta yang banyak menanyakan pertanyaan terkait kanker kolon. Banyak peserta yang bertanya dan aktif berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan kami. Setelah semua kegiatan telah dilaksanakan, kegiatan kami tutup dengan pemberian reward kepada peserta-peserta yang aktif, pemenang games, dan melakukan sesi dokumentasi bersama.
Dengan adanya kegiatan PJBL ini kami harap dapat memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai kanker kolon, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali tanda gejala kanker kolon, dan mengantisipasi agar tidak terkena kanker kolon dengan membiasakan pola hidup sehat.
Penulis : Hilda Maghfiroh
Editor : Salwa Az Zahra (Airlangga Nursing Journalist)




