NERS NEWS – Pada Jumat (16/06/2023) pukul 10.30 WIB, telah dilaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan rumah sakit (PKRS) dengan topik “Perawatan Bayi Baru Lahir dan Tanda Bahaya Bayi Baru Lahir” oleh Mahasiswa Profesi Ners Kelompok 2 stase Keperawatan Maternitas, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga di bawah bimbingan Ibu Aria Aulia Nastiti, S.Kp., M.Kep. dan Ibu Bd. Siti Adha, S.Keb.
Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar pasien dan keluarga pasien dapat mengetahui perawatan bayi baru lahir dan mengenali tanda bahaya pada bayi baru lahir. Perawatan bayi baru lahir dimulai sejak bayi lahir dan merupakan tindakan yang bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman pada bayi, menurunkan angka kematian bayi, dan menjaga kesehatan bayi (Pitts, 2011).
Perawatan bayi baru lahir antara lain, perawatan tali pusat, memandikan bayi, memberi minum, membersihkan telinga, membersihkan alat kelamin, mengganti popok bayi, dan menggunting kuku. Kegiatan dimulai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Beberapa inforasi yang disampaikan pada kegiatan ini diantaranya, yaitu pengertian dan manfaat perawatan bayi baru lahir, khususnya perawatan tali pusat dan cara memandikan bayi.
Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah dan brainstorming selama 30 menit oleh perwakilan kelompok yang bertugas. Selama kegiatan berlangsung terdapat interaksi dan timbal-balik yang cukup baik dari peserta. Sebagian besar pasrtisipan cukup aktif bertanya terkait penjelasan yang diberikan pemateri.
Setelah rangkaian acara selesai, didapatkan hasil evaluasi. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa peserta telah memahami dan mampu melakukan perawatan tali pusat, mendemonstrasikan cara memandikan bayi, serta mengenali tanda bahaya pada bayi baru lahir.
Penulis: Elvina
Editor : Rifdayanti M. Amalia (Airlangga Nursing Journalist)




