Universitas Airlangga Official Website

SEHATI Hadir di Tambak Wedi: Mahasiswa Keperawatan AJ2 B27 Edukasi Warga Tentang Diabetes Melitus dan Terapi Komplementer

NERS NEWS – Surabaya, 1 Juni 2025 – Suasana penuh semangat dan antusiasme tampak menyelimuti Balai RW 4, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Mahasiswa Alih Jenis 2 Angkatan B27 Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga menggelar kegiatan Project Based Learning (PjBL) Terintegrasi yang mengusung tema “SEHATI: Sehatkan Hidup dengan Edukasi dan Tradisi – Menuju Masyarakat Tanggap, Sehat, dan Siaga”.

Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Minggu, 1 Juni 2025, sebagai implementasi nyata dari pembelajaran di bangku kuliah menuju pengabdian kepada masyarakat. Selain merupakan tugas dari beberapa mata kuliah terintegrasi, PjBL ini bertujuan untuk menguatkan transfer ilmu dan keterampilan mahasiswa kepada masyarakat secara langsung.

Fokus utama kegiatan ini adalah edukasi tentang Diabetes Melitus, sebuah penyakit tidak menular yang kini semakin banyak dijumpai di tengah masyarakat. Edukasi diberikan secara komprehensif, dimulai dari pengenalan konsep dasar diabetes, faktor risiko, hingga penatalaksanaan dan pencegahan. Tak hanya itu, mahasiswa juga memperkenalkan terapi komplementer berupa akupresur dan bekam sebagai alternatif pelengkap pengobatan medis, dengan penekanan bahwa pendekatan ini dilakukan secara integratif, bukan menggantikan pengobatan medis yang sudah ada.

Acara dibuka dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh mahasiswa kepada warga RW 4 Tambak Wedi. Tidak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan materi edukatif yang disampaikan dengan metode interaktif oleh tim mahasiswa Kelompok A Kelas AJ2.

Kegiatan ini mendapat apresiasi luar biasa dari Lurah Tambak Wedi, Bapak Matlilla, S.Kep., Ns., M.H., M.AP., yang hadir langsung untuk memberikan sambutan. Dalam pesannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah preventif dan promotif kesehatan masyarakat.

“Dengan mengikuti kegiatan selama 1-3 jam, masyarakat mendapatkan bekal penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah komplikasi penyakit. Ini adalah wujud kolaborasi positif antara dunia akademik dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia menyampaikan rasa terima kasih kepada warga dan menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat timbal balik antara mahasiswa dan masyarakat:

“Terima kasih kepada masyarakat RW 4 karena antusiasnya dalam mengikuti PjBL, sehingga selain masyarakat yang mendapatkan manfaat mengenai hal-hal yang telah disampaikan oleh mahasiswa, juga mahasiswa mendapatkan manfaat mengenai pengalamannya untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat,” tuturnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam sesi tanya jawab setelah pemaparan materi. Warga aktif bertanya, berbagi pengalaman pribadi, serta berdiskusi dengan para pemateri, menjadikan kegiatan ini bukan hanya edukatif, tetapi juga sebagai ajang membangun komunikasi dua arah yang erat antara mahasiswa dan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi penguatan materi oleh dosen pembimbing, serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan pelaksanaan program. Semangat kolaboratif ini menjadi bukti bahwa dengan sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat, edukasi kesehatan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi profesional mereka, tetapi juga berkontribusi langsung dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga yaitu membentuk perawat yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat dan siap menjadi agen perubahan di dunia nyata.

SEHATI bukan hanya sekadar program. Ini adalah cerminan komitmen dan dedikasi mahasiswa dalam mewujudkan masyarakat yang tanggap, sehat, dan siaga.

 

 

Penulis : Rendra Wahyu Ismawan (AJ2 B27)
Editor : Alina Ramadani (Airlangga Nursing Journalist)