Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa Indonesia Tuangkan Gagasan Kritis dalam HAM 2025 Fakultas Keperawatan Unair

NERS NEWS – Hentakan Aksi Mahasiswa (HAM) 2025 merupakan ajang kompetisi nasional yang menantang mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk merancang dan menyampaikan video policy brief bertema kebijakan di bidang kesehatan, pendidikan, dan teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kementerian Kajian Isu Strategis dan Advokasi Mahasiswa (KASTRAD) BEM Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, sebagai bagian dari upaya mendorong keterlibatan mahasiswa dalam dunia kebijakan publik.
Mengangkat tema “Menjahit Asa, Merajut Solusi: Inovasi Mahasiswa dalam Merancang Kebijakan yang Berkelanjutan”, HAM 2025 bertujuan untuk mendorong mahasiswa berpikir kritis, berbasis riset, dan aktif berkontribusi dalam perumusan kebijakan yang konstruktif bagi masyarakat.

Pelaksanaan HAM 2025 dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting pada hari Sabtu, 31 Mei 2025, pukul 08.00–10.00 WIB. Meskipun diselenggarakan secara daring, kegiatan ini tetap berlangsung meriah dengan pusat kegiatan di Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, Surabaya. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Menambah kredibilitas kegiatan ini, dua akademisi ternama hadir sebagai juri kehormatan, yakni Prof. Ferry Efendi, S.Kp., M.Sc., Ph.D. dan Ira Suarilah, S.Kp., M.Sc., Ph.D., yang memberikan penilaian terhadap karya peserta dari berbagai aspek, mulai dari analisis, kreativitas, hingga kekuatan penyampaian.

Ketua pelaksana HAM 2025, Nur Indri Saputri Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi. “HAM 2025 diharapkan menjadi ruang aktualisasi mahasiswa sebagai agen perubahan, yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kebijakan publik melalui pendekatan ilmiah dan inovatif,” tuturnya. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Perawat Internasional dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Quality Education) serta target UNAIR sebagai World Class University (WCU).

Kompetisi berlangsung dengan proses seleksi karya video policy brief yang dikirim secara daring. Penilaian dilakukan oleh dewan juri berdasarkan aspek analisis, inovasi solusi kebijakan, kreativitas visual, dan efektivitas penyampaian. Kegiatan puncak berupa presentasi karya, pengumuman pemenang, pemutaran video terbaik, dan sesi dokumentasi secara daring. HAM 2025 berhasil menentukan beberapa kategori juara, yaitu:

Juara Terbaik oleh Muhammad Bakhtiar Akbar dari Politeknik Pekerja Umum

Juara Favorit oleh tim yang diketuai Muhammad Hasbi dari Universitas Negeri Yogyakarta

Juara Harapan 1 oleh tim yang diketuai Suci Puji Astuti dari Universitas Negeri Yogyakarta

Juara Harapan 2 oleh tim yang diketuai Muhammad Hasbi dari Universitas Negeri Yogyakarta

Juara Harapan 3 oleh tim yang diketuai I Putu Premaditya Gosri Perdana dari Universitas Negeri Yogyakarta

HAM 2025 menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia memiliki potensi besar dalam menghadirkan perubahan melalui ide dan solusi kebijakan. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga akan terus mendorong lahirnya ruang-ruang kritis dan inovatif yang menghubungkan dunia akademik dengan realitas sosial, demi kemajuan bangsa.

 

Penulis : An Nadhofah
Editor : Eva khoirunnisa Adinta (Airlangga Nursing Journalist)