NERS NEWS — Surabaya, 10 Juli 2025 — Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Angkatan 2021 dari Kelompok D1.3 telah sukses melaksanakan kegiatan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dengan topik “Pulih Nyaman Setelah Melahirkan: Tips Perawatan Luka Perineum”. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang tunggu Poli Obgyn Rumah Sakit Universitas Airlangga pada Kamis, 10 Juli 2025, pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.
Kegiatan PKRS ini merupakan bagian dari stase praktik Keperawatan Maternitas yang dirancang untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya keluarga pasien dan ibu nifas, terkait pentingnya perawatan luka perineum. Luka perineum adalah luka yang umum terjadi pada wanita setelah melahirkan, baik akibat robekan spontan maupun tindakan episiotomi. Jika tidak dirawat dengan baik, luka ini dapat menimbulkan infeksi, rasa tidak nyaman yang berkepanjangan, hingga komplikasi serius yang berdampak pada kualitas hidup ibu.
Melalui metode ceramah dan tanya jawab interaktif, mahasiswa menyampaikan informasi mulai dari definisi perineum, jenis luka perineum, faktor-faktor yang memengaruhi penyembuhannya, cara merawat luka secara mandiri di rumah, hingga dampak dari perawatan yang tidak benar. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya personal hygiene, asupan gizi seimbang, dan mobilisasi dini dalam mendukung proses pemulihan luka perineum.
Sebagai pemateri utama, Aprilia Eka Riyani dan Elya Azmi Puspita Dewi menyampaikan materi secara komunikatif dan disertai dengan media leaflet serta presentasi visual untuk memudahkan pemahaman peserta. “Kami ingin ibu-ibu dan keluarganya merasa lebih percaya diri dan nyaman dalam menjalani masa nifas, serta menyadari bahwa perawatan luka bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga peran aktif dari keluarga,” ujar Aprilia.
Peserta kegiatan ini adalah keluarga pasien dan pengunjung yang sedang berada di Poli Obgyn RSUA. Antusiasme mereka terlihat jelas melalui partisipasi dalam sesi tanya jawab, di mana beberapa ibu menyampaikan pengalaman dan pertanyaannya seputar nyeri perineum dan cara perawatan yang tepat di rumah.
Seluruh mahasiswa dalam kelompok memiliki peran masing-masing: dari moderator, fasilitator, pemateri, hingga observer dan dokumentasi. Kegiatan ini juga mendapat bimbingan langsung dari Frida Syamsiana, S.Keb., Bd., sebagai pembimbing klinik, dan Ni Ketut Alit Armini, S.Kp., M.Kes., sebagai pembimbing akademik. Selain meningkatkan pengetahuan peserta, kegiatan ini juga memperkuat kemampuan komunikasi, kolaborasi tim, serta keterampilan edukatif mahasiswa dalam praktik keperawatan nyata.
Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu nifas dan keluarganya semakin menyadari pentingnya edukasi kesehatan dan perawatan diri setelah melahirkan, guna menunjang proses pemulihan yang optimal dan mencegah komplikasi yang tidak diinginkan. PKRS ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Ners Unair dalam mendukung pelayanan kesehatan berbasis edukasi dan empati.
Penulis: Aprilia Eka Riyani
Editor: Nandyta Putri Rahmadhani (Airlangga Nursing Journalist)




