NERS NEWS – Bojonegoro – Pada hari Jum’at, 28 November 2025. Sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan kehamilan yang sehat dan terencana, dosen Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan mengangkat tema “Optimalisasi penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang melalui peningkatan akses dan pemahaman tentang kontrasepsi jangka panjang”. Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada suku Samin yang bertempat di Desa Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Prov. Jawa Timur, capaian Modern Contraceptive Prevalence Rate (MCPR) atau tingkat penggunaan kontrasepsi modern di kabupaten/kota di Jawa Timur mencatat Kota Bojonegoro masih dibawah rata-rata dengan jumlah sebesar 67,93%. Walaupun capaian tersebut sudah mencapai target tahunan, akan tetapi masih jauh tertinggal dari rata-rata wilayah Jawa Timur yang memiliki capaian sebesar 72,69%. Melalui pengabdian masyarakat yang dipimpin langsung oleh dosen dari Fakultas Keperawatan UNAIR yaitu Prof. Dr. Esti Yunitasari, S.Kp., M.Kes, kegiatan ini berfokus dalam memberikan edukasi serta optimalisasi penggunaan kontrasepsi jangka panjang bagi para perempuan usia subur dan akseptor keluarga berencana (KB) di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Esti Yunitasari menyampaikan bahwa penggunaan kontrasepsi jangka panjang merupakan salah satu strategi penting untuk mendukung program keluarga berencana dan menurunkan risiko kehamilan yang tidak direncanakan. Ia juga menekankan bahwa metode kontrasepsi jangka panjang, seperti IUD dan implan, memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi serta dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dengan pengawasan tenaga kesehatan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan penyuluhan kesehatan mengenai berbagai jenis kontrasepsi jangka panjang, kelebihan dan kekurangannya, cara kerja, serta kemungkinan efek samping yang dapat muncul. Peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber terkait kondisi kesehatan masing-masing, sehingga edukasi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat respon positif dari warga Desa Margomulyo. Banyak peserta yang mengaku merasa lebih paham mengenai manfaat kontrasepsi jangka panjang dan termotivasi untuk mempertimbangkan penggunaan metode tersebut sebagai bagian dari perencanaan keluarga yang lebih baik. Kegiatan ini juga diikuti oleh anggota tim dari mahasiswa keperawatan Unair, diantaranya: Lintang Prameswari, Nuamirul Abidin, Tsabita Novalinda, dan Mutiya Rahma Wati.
Melalui kegiatan ini, Universitas Airlangga menunjukkan komitmennya dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat, khususnya di bidang kesehatan reproduksi. Harapannya, edukasi yang telah diberikan dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan keluarga di Desa Margomulyo serta mendukung program pemerintah di bidang keluarga berencana.
Penulis : Mutiya Rahma Wati
Editor : Alina Ramadani (Airlangga Nursing Journalist)




