Irjen Pol (Purn) Dr. Dra. Juansih, S.H., M.Hum., penulis buku “Women in Law Enforcement, Mendobrak Gender Trap Polisi Wanita”, membagikan pengalaman pribadinya yang penuh inspirasi dalam acara peluncuran buku tersebut. Bertempat di Ruang Ternate, ASEEC Tower UNAIR, Kamis (11/9/2025), Dr. Juansih menegaskan bahwa keberanian keluar dari zona nyaman serta restu suami menjadi kunci utama kesuksesan seorang Polwan.
“Kita harus berani keluar dari zona nyaman untuk lebih maju, lebih berkarya,” ujar Dr. Juansih, yang kini menjabat sebagai Ketua Center of Women Empowerment in Law Enforcement Sekolah Pascasarjana UNAIR.
Pentingnya Mobilitas dan Dukungan Pasangan
Dalam paparannya, Juansih mencontohkan bahwa karier seorang polisi di Jakarta memiliki peluang promosi lebih besar dibandingkan dengan di Polda daerah. Karena itu, kesiapan untuk berpindah tugas menjadi hal yang sangat krusial dalam membangun karier.
Ia juga berbagi pengalaman pribadi, di mana selama 13 tahun harus bolak-balik Jakarta–Surabaya demi pengabdian dan jenjang kariernya. “Dalam buku ini, saya benar-benar menyampaikan betapa pentingnya kepercayaan dan ridha dari suami,” ungkapnya.
Hadirkan Tokoh Nasional dalam HUT Polwan ke-77
Acara peluncuran buku ini digelar dalam rangka HUT Polwan ke-77 dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya:
-
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dr. Arifatul Choiri Fauzi,
-
Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C. UA) Khofifah Indar Parawansa,
-
Kapolda Jatim beserta istri,
-
Pangdam V Brawijaya beserta istri, serta
-
Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin.
Selain itu, hadir pula berbagai unsur perempuan dari TNI-Polri, seperti Polwan, Kowad, Kowal, dan Wara, yang turut memeriahkan acara.
Refleksi Peran Polwan dan Kesetaraan Gender
Dalam bukunya, Dr. Juansih juga mengulas perbandingan sistem kepolisian di berbagai negara, termasuk isu kesetaraan upah dan peluang karier. Menurutnya, di beberapa negara seperti Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat, masih terdapat keluhan mengenai perbedaan gaji antara polisi wanita dan laki-laki.
“Alhamdulillah, Indonesia memiliki sistem yang bagus. Polwan dan laki-laki mendapatkan gaji serta peluang yang sama,” jelasnya.
Dorongan untuk Peran Strategis Polwan
Lebih jauh, Dr. Juansih berharap bukunya tidak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga motivasi bagi para Polwan di seluruh Indonesia untuk berani mengambil peran strategis. Ia menegaskan, Polwan tidak boleh hanya dipandang sebatas menjalankan fungsi administratif atau protokoler, melainkan harus mampu tampil sebagai pemimpin yang tangguh, inovatif, dan berdampak nyata.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)




