Semangat kolaborasi lintas sektor terus diperkuat demi mencetak aparatur yang unggul dan berdaya saing. Pada Jumat (27/2), Delegasi Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar audiensi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di Kantor Bupati.
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si., yang didampingi oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran delegasi UNAIR ini membawa misi besar: memperluas jejaring pendidikan dan pengabdian masyarakat di bumi “Tatass Tuhu Trasna”.
Sinergi untuk “Lombok Tengah Masmirah”
Audiensi ini menjadi momentum krusial bagi Pemkab Lombok Tengah yang tengah gencar mewujudkan visi “Lombok Tengah Masmirah” (Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Harmonis). Slogan ini bukan sekadar kata-kata, melainkan panggilan untuk berinovasi dan berkolaborasi guna membangun daerah yang maju tanpa meninggalkan akar budaya luhur.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. M. Nursiah menyambut hangat inisiatif UNAIR. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah kunci utama agar birokrasi mampu merespons tantangan zaman yang kian kompleks.
Menuju “School of Collaborative Leadership”
Sebagai institusi yang mengusung semangat “School of Collaborative Leadership”, Sekolah Pascasarjana UNAIR menawarkan solusi konkret melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Delegasi yang hadir mencerminkan keberagaman disiplin ilmu yang dibutuhkan oleh daerah, antara lain:
* Dr. Wahyu Aditama Putra Mukti Wibawa, SE., M.Si. (Koordinator Prodi Magister Ekonomi Kesehatan): Membawa perspektif efisiensi manajemen kesehatan publik.
* Dr. Hariyono, S.Kep., M.Kep. (Ketua Satuan Penjaminan Mutu, SPS UNAIR): Menekankan standar mutu pendidikan dan tata kelola organisasi.
* Dr. Hijrah Saputra, ST., M.Sc. (Dosen Magister Manajemen Bencana, SPS UNAIR): Memberikan wawasan krusial mengenai ketangguhan daerah menghadapi bencana.
Fokus Kerjasama: Pendidikan dan Inovasi
Diskusi hangat yang melibatkan seluruh pimpinan OPD tersebut mengerucut pada beberapa poin strategis, di antaranya, Peningkatan Jenjang Pendidikan ASN: Mempermudah akses bagi aparatur daerah untuk menempuh studi lanjut di program-program multidisiplin SPS UNAIR.
Riset Terapan melalui Kolaborasi penelitian yang menyentuh isu-isu lokal, mulai dari ekonomi kreatif, kesehatan masyarakat, hingga manajemen kebencanaan di kawasan pariwisata dan Pengabdian Masyarakat melalui Program aksi nyata yang melibatkan akademisi dan praktisi untuk memecahkan persoalan di tingkat desa.
Dengan semangat gotong royong yang menjadi napas pembangunan di Lombok Tengah, kerjasama ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki kemampuan kepemimpinan kolaboratif—sejalan dengan profil lulusan yang dicita-citakan oleh Sekolah Pascasarjana UNAIR.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera merumuskan nota kesepahaman yang lebih teknis, demi memastikan “Lombok Tengah Masmirah” bukan sekadar impian, melainkan realitas yang dibangun di atas pondasi ilmu pengetahuan dan kemitraan yang kuat.




