Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi saksi sejarah peluncuran buku “Women in Law Enforcement, Mendobrak Gender Trap Polisi Wanita”, karya monumental Irjen Pol (Purn) Dr. Dra. Juansih, S.H., M.Hum. Acara yang digelar pada peringatan HUT Polwan ke-77, Kamis (11/9/2025), di Ruang Ternate, ASEEC Tower UNAIR Surabaya, menghadirkan nuansa reflektif sekaligus penuh inspirasi.
Kehadiran Tokoh Penting
Peluncuran buku ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional. Hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dr. Arifah Choiri Fauzi, Gubernur Jawa Timur Dr. (H.C. UA) Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Arianto, M.Si. beserta istri, Pangdam V Brawijaya beserta istri, serta jajaran pimpinan UNAIR, termasuk Rektor Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin. dan Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR Prof. Dr. dr. A.C. Romdhoni, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk.(K), FICS.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai unsur perempuan dari TNI-Polri, seperti Polwan, Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat), Kowal (Korps Wanita Angkatan Laut), dan Wara (Wanita Angkatan Udara).
Buku sebagai Peta Jalan Polwan
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Prof. Madyan menegaskan bahwa buku karya Juansih bukan sekadar tulisan akademis, melainkan refleksi nyata dari pengalaman panjang seorang jenderal polisi wanita.
Buku ini menyinggung data Global Gender Gap Report 2024 dari World Economic Forum, yang mencatat perempuan mengisi 41,2% lapangan kerja global, tetapi masih menghadapi stereotip, diskriminasi, kekerasan, hingga tekanan sosial yang menghambat karier dan hak-haknya.
“Keterwakilan perempuan yang rendah, sekitar 6% di kepolisian Indonesia, berdampak pada kurangnya perspektif perempuan dalam penanganan kasus. Hal ini pada akhirnya dapat menghambat pencapaian keadilan,” ujar Prof. Madyan.
Rektor menilai buku ini sebagai peta jalan bagi Polwan untuk mendobrak gender trap atau jebakan gender, sekaligus relevan dengan agenda global, khususnya Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 5: Kesetaraan Gender.
Apresiasi Tinggi untuk Juansih
Acara yang diprakarsai oleh Center of Women Empowerment in Law Enforcement Sekolah Pascasarjana UNAIR, dengan ketua Irjen Pol (Purn) Juansih sendiri, juga menghadirkan diskusi mendalam mengenai langkah konkret menciptakan lingkungan kerja inklusif dan adil, baik di kepolisian maupun di sektor lain.
“Terima kasih atas karya yang luar biasa ini. Buku ini merupakan salah satu sumber pengetahuan yang amat berharga. Tetap semangat dan terus berkarya,” tutup Rektor UNAIR dengan penuh apresiasi.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)




