Meniran merupakan tanaman obat yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan pakan atau fitogenik feed additive pada ayam broiler. Hal ini bisa terjadi karena meniran mengandung senyawa bioaktif di antaranya flavonoid, terpenoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Flavonoid, alkaloid dan saponin menunjukkan aktivitas imunomodulator yang mempengaruhi respon imun. Sehingga dapat meningkatkan sistem imun dan memperbaiki fungsi sistem imun yang mengalami gangguan.
Respon imun berhubungan dengan organ limfoid, termasuk limpa. Limpa merupakan organ yang mempunyai fungsi vital dalam sistem kekebalan tubuh karena ikut serta dalam pengaturan kekebalan tubuh dan pada akhirnya akan mencerminkan status kekebalan tubuh ayam yang peningkatan kekebalannya disebabkan oleh imunomodulator. Flavonoid dapat meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag di limpa sehingga mengurangi kerusakan organ visceral akibat patogen.
Respon imun spesifik meniran dapat meningkatkan proliferasi sel limfosit T, meningkatkan sekresi TNFÿ, IFNÿ, IL-4, serta menurunkan sekresi IL-2 dan juga IL-10. Untuk imunitas humoral, meniran (Phyllanthus niruri Linn) dapat meningkatkan produksi imunoglobulin M (IgM) dan imunoglobulin G (IgG). Pemberian ekstrak meniran memberikan efek yang baik terhadap limpa dan sistem imun sehingga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan produksi ayam broiler.
Kendala penerapan ekstrak tumbuhan adalah kelarutannya yang rendah dalam sistem usus sehingga penyerapannya dalam plasma darah rendah. Pengecilan ukuran partikel menjadi lebih kecil menyebabkan senyawa bioaktif dapat diserap dengan mudah dan langsung oleh sel. Upaya optimalisasi pemanfaatan kandungan ekstrak tumbuhan, dibuat dan menggunakan formulasi baru untuk meningkatkan kelarutan, stabilitas, bioavailabilitas, dan menitikberatkan pada efektivitas ekstrak tumbuhan dalam aplikasi sederhana.
Nanoteknologi telah dikembangkan sebagai sistem pembawa baru bahan obat herbal, sehingga dapat membantu meningkatkan penyerapan dan penetrasi senyawa bioaktif herbal melalui membran biologi. Apabila kandungan senyawa bioaktif yang terdapat pada meniran cepat diserap oleh tubuh, hal ini dapat mempengaruhi tingkat konsumsi pakan dan meningkatkan bobot badan ternak yang pada akhirnya berujung pada efisiensi penggunaan pakan untuk pertumbuhan ternak.

Ekstrak Meniran Terbukti Memacu Pertumbuhan Ayam Broiler
Berdasarkan penelitian Emy Koestanti beserta tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (UNAIR), nano herbal ekstrak meniran berukuran 402 nm menunjukkan stabilitas yang baik. Penerapan herba dalam bentuk berukuran nano memungkinkan distribusi zat herba pada tingkat yang dibutuhkan oleh tubuh selama masa pengobatan, meningkatkan farmakokinetik agen terapeutik dan tepat di tempat kerja di organ.
Nano herba ekstrak meniran 5% menunjukkan hasil tertinggi pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan indeks performa sejalan dengan pusat germinal pulpa putih limpa terbesar. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin besar ukuran pusat germinal pulpa putih limpa menunjukkan adanya aktivitas imunomodulasi meniran serta adanya efek modulasi dengan puncaknya pada ayam broiler berumur 27 hari.
Penulis: Emy Koestanti Sabdoningrum
Artikel lengkapnya dapat diakses melalui link jurnal berikut ini: https://www.rjptonline.org Research J. Pharm. and Tech 2023; 16(11):5198-5206.





