Universitas Airlangga Official Website

Potensi Insulin-Like Growth Factor-I Serum Kuda Crossbred Kombinasi Pakan Isi Rumen Sapi untuk Percepatan Pertumbuhan Ikan Gurame (Osphronemus Gouramy)

Ikan gurame (Osphronemus gouramy) merupakan ikan konsumsi air tawar di Indonesia dan banyak peminatnya, dengan cita rasa gurih, tekstur daging tidak lembek, sangat digemari masyarakat, khususnya pulau Jawa (Arfah dkk., 2006). Laju pertumbuhan ikan gurame relatif lambat, ukuran konsumsi diperlukan pemeliharaan cukup lama. Pemeliharaan dengan meningkatkan kemampuan metabolisme bahan pakan dan melalui pemberian bahan bioaktif berupa hormonal dapat memacu pertumbuhan.

Permintaan ikan gurami meningkat mengakibatkan tingginya permintaan. Peningkatan produktifitas ikan diterapkan dengan perbaikan pakan (Djarijah, 1995; Suprayudi dan Setiawati, 2003), dan penerapan budidaya pemeliharaan ikan (Arfah dan Carman, 2006).

Insuline-like growth factor-I (IGF-I) polipeptida growth factor disekresikan oleh hati, berperanan mengatur proses fisiologis seperti pertumbuhan, metabolisme, dan perkembangan (Pozios et al., 2001). Sampai saat ini penerapan IGF-I untuk  peningkatan pertumbuhan pada ikan di Indonesia belum pernah dilakukan. Insuline-like growth factor (IGF) (somatomedin) adalah polipeptida growth factor disekresikan oleh hati dan jaringan lain sebagai respon rangsangan growth hormone. IGF-I dan IGF-II berfungsi untuk regulasi, proliferasi dan deferensiasi berbagai macam sel dan mengeluarkan efek matabolik dari Insulin-like growth factor (Hafez, 2000).

Isi rumen sapi adalah limbah (by product) rumah potong hewan (RPH), dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan, mengandung zat nutrisi dan nilai gizi tinggi seperti serat kasar, protein, lemak, vitamin, mineral, serta enzim pencernaan dan beberapa jenis mikroba pembantu pencernaan. Pemanfaatan isi rumen sapi disamping mengurangi pencemaran lingkungan juga sebagai pakan ikan melalui pengolahan berupa pengeringan dan penghalusan (Esonu et al.,  2006). Cukup kaya protein kasar (18,52%) dan mikro-flora seperti jamur, protozoa dan bakteri. Pemanfaatan sebagai pakan ternak dapat meringankan dan memaksimalkan nilai  keekonomian dan ramah lingkungan (Esonu et al., 2006; Agbabiaka et al., 2011).

Rangkaian penelitian

1. Pengambilan darah kuda crossbred kebuntingan 3-7 bulan, selanjutnya dipisahkan serumnya, 2. Separasi IGF-I dengan SDS-PAGE, 3. Pengujian IGF-I dengan Western Blotting, 4. Isolasi IGF-I dengan SDS-PAGE danFiltrasi Sephadex G-10, 5. Pengukuran Kadar IGF-I dengan ELISA, 6. Perlakuan penelitian adalah 3 perlakuan pemberian IGF-I (rekombinant mouse, cat # 591406, BioLegend, USA) dengan 3 perlakuan pemberian eluat IGF-I serum kuda crossbred purifikasi IGF-I melalui filtrasi gel matriks sephadex G-10, dan 1 kontrol.

Hasil dan Manfaat

1. Insulin-like growth factor-I (IGF-I) dapat diisolasi dari serum kuda crossbred bunting dengan elusi sephadex G-10, dengan kadar 345 ng/ml pada umur kebuntingan 3,5 sampai 4 bulan.

2. Pengujian IGF-I eluat serum kuda bunting dan recombinant mouse berpengaruh pada peningkatan berat badan dan panjang badan ikan gurame (Osphronemus gouramy) dosis 40 ng/ml dan pakan isi rumen sapi 20%.

3. Manfaat penelitian sebagai informasi: IGF-I dapat diisolasi dari serum kuda crossbred bunting, dan dapat digunakan untuk percepatan pertumbuhan ikan gurame dengan substitusi pakan isi rumen sapi olahan.

Penulis: Tjuk Imam Restiadi, Woro Hastuti Satyantini, Nusdianto Triakoso

Sumber: Modification of Carp (Osphronemus Gouramy) Growth with Insulin-Like Growth Factor-I Recombinant Mouse in Vivo, https://scholar.unair.ac.id/en/publications/modification-of-carp-osphronemus-gouramy-growth-with-insulin-like