Virus menyebabkan penyakit menular secara luas yang mengakibatkan kondisi pandemi. Hingga saat ini pandemi Covid-19 yang disebabkan oleh infeksi SAR-CoV-2 belum juga dinyatakan tuntas dapat ditangani. Negara-negara di dunia berlomba-lomba untuk mengatasi masalah ini. Senyawa diterpen berasal dari bahan alam (tumbuhan, karang, alga, jamur, spons) dan produk sintesis berpotensi sebagai antivirus.
Artikel ini merangkum berbagai jenis senyawa golongan diterpen seperti daphnane, tiglilane, kaurane, abietane, pimarane, labdane, dollabelane, jatrophane, dolastane, guaiane terprenilasi, tonantzitlolone, casbane yang dilaporkan memiliki aktivitas antivirus. Adapun virus yang menjadi target untuk diatasi adalah HIV, Coxsackie virus, virus herpes, virus hepatitis, virus influenza, virus Chikungunya, virus Zika, virus dengue, dan SARS-CoV.
Beberapa senyawa seperti andrographolide dan turunannya menunjukkan aktivitas yang menjanjikan dalam menghambat influenza virus. Selain itu, senyawa seperti asam pineolidic, forskolin, sugiol, dan banyak senyawa diterpen lainnya menunjukkan aktivitas anti-SAR-CoV. Potensi antivirus senyawa golonganditerpen yang tinggi tidak mengesampingkan kemungkinan senyawa tersebut juga dapat berperan sebagai obat anti-SAR-CoV-2 di kemudian hari.
Penulis: Dr. Nanik Siti Aminah, M.Si.





