Universitas Airlangga Official Website

Program SIGAP Bekali Warga Budidaya Kepiting Berbasis IoT dan PLTS 

Sosialisasi Pembekalan Budidaya Kepiting Bakau (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) bertajuk SIGAP, IMERCY x BEM FPK menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bagi warga Desa Tanjangawan. Sosialisasi tersebut menjadi langkah awal dalam memperkenalkan budidaya apartemen kepiting berbasis Internet of Things (IoT) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman awal kepada masyarakat mengenai konsep, manfaat, dan potensi penerapan teknologi tersebut sebagai inovasi yang mendukung pengembangan budidaya kepiting secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Tim pelaksana menghadirkan materi seputar konsep apartemen kepiting kepada warga. Materi ini membahas pemanfaatan teknologi IoT untuk memantau kondisi budidaya secara real time. Tim juga menjelaskan penggunaan energi surya sebagai sumber listrik alternatif bagi sistem budidaya. Ketua Pelaksana Program SIGAP, Akikotus Syariah, menjelaskan tujuan kegiatan ini kepada warga. “Kami ingin memberikan gambaran awal kepada masyarakat mengenai konsep apartemen kepiting berbasis IoT dan PLTS,” ujarnya 

Selain sesi pemaparan materi, tim PPK Ormawa membuka sesi diskusi dan tanya jawab. Dengan harapan dapat memberikan kesempatan kepada peserta menggali informasi lebih lanjut mengenai konsep apartemen kepiting berbasis IoT dan PLTS. Warga menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara kerja sistem IoT, pemanfaatan energi surya dalam mendukung operasional budidaya, serta potensi penerapan inovasi tersebut di Desa Tanjangawan. Melalui diskusi interaktif ini, tim pelaksana memberikan penjelasan yang mudah dipahami. Sehingga masyarakat memperoleh gambaran awal mengenai teknologi yang akan dikembangkan melalui Program SIGAP PPK Ormawa. 

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat untuk mengembangkan inovasi di sektor perikanan desa. Melalui pengenalan teknologi budidaya berbasis IoT dan PLTS, Program SIGAP PPK Ormawa harapannya dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi dalam budidaya kepiting.

Sebagai tindak lanjut, tim pelaksana akan membentuk Kelompok Smart Crab Farming. Kelompok tersebut akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperoleh pendampingan pada setiap tahapan implementasi program. Melalui pembentukan kelompok tersebut, masyarakat harapannya mampu mengoperasikan, memanfaatkan, dan merawat apartemen budidaya kepiting secara mandiri. Sehingga inovasi yang diterapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas serta kesejahteraan warga Desa Tanjangawan. 

Penulis: Rahmania Putri Ramadhani, Teknik Elektro 

Editor: Yulia Rohmawati