Propolis merupakan salah satu produk dari lebah selain madu. Lebah Trigona lebih banyak memproduksi propolis dari pada madu. Propolis memiliki manfaat yang luas pada kesehatan manusia diantaranya sebagai antibakteri, antijamur, antiinflamasi, antivirus, anestesi, antioksidan, antitumoural, antiprotozoal, antikanker, antihipertensi, antikarsinogenik dan antihepatotoksik serta memiliki aktivitas sitotoksik.
Propolis berpotensi sebagai antiinflamasi dan imunomodulator yang dibuktikan dengan penurunan sitokin proinflamari TNF α dan Il-6 serta meningkatnya sitokin antiinflamasi Il-10. Komponen propolis yang membantu kesehatan diantaranya resin, pollen, vitamin, flavonoid dan fenol. Tetapi komposisi senyawa propolis tidak sama untuk setiap propolis dari wilayah geografis yang berbeda. Kami menguji Propolis dari Lombok NTT untuk meningkatkan system imun mencit yang diinfeksi Toxoplasma gondii.
Respon imun inang sangat penting untuk mengendalikan pertumbuhan parasit T. gondii selama fase infeksi akut. Pada infeksi T. gondii akut membangkitkan pelepasan IL-12 yang kuat, terutama oleh populasi sel dendritik dan respons sitokin mempolarisasi ke arah CD4 TH1 serta kekebalan efektor sel T CD8, namun respons yang berlebih akan berakibat tidak menguntungkan bagi inang. Hasil penelitian kami pemberian propolis lebah Trigona spp. menunjukkan efek antiinflamasi dan imunomodulatori pada tikus yang terinfeksi T. gondii yang ditandai dengan penurunan sitokin proinflamasi (IL-2, IL-17) dan meningkatkan sitokin antiinflamasi (IL-10). Temuan ini menunjukkan bahwa propolis dapat dipromosikan sebagai anti_toksoplasmosis yang menjanjikan melalui mekanisme imunomodulatori dan antiinflamasinya.
Penulis: Lucia Tri Suwanti dkk
Link: Immunomodulatory effect of propolis Trigona spp. in mice infected with Toxoplasma gondii.
Baca juga: Potensi Efek Madu Sidr Yaman terhadap Viabilitas Fibroblas Gingiva dan Sel Osteoblas





