UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar Rapat Koordinasi Koordinator Program Studi (KPS) yang berlangsung di Ruang Amerta, lantai 4 Gedung Manajemen, Kampus MERR-C UNAIR. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada Rabu (3/12/2025) dan Kamis (4/12/2025). Rakor ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan langkah seluruh program studi dalam memperkuat tata kelola akademik dan mewujudkan visi UNAIR sebagai World-Class Entrepreneurial University yang unggul dan berdampak.
Kepemimpinan Transformatif Ketua Prodi
Prof Dr Ardianto SE Ak MSi selaku Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNAIR membuka langsung kegiatan rapat koordinasi ini. Prof Ardianto menegaskan bahwa KPS adalah komandan lapangan sekaligus ujung tombak implementasi visi besar universitas. Ia menekankan bahwa tugas KPS tidak sebatas administratif, melainkan kepemimpinan transformatif. Dalam hal itu, mencakup penjaminan mutu akademik, inovasi kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan ilmu dan kebutuhan industri, serta penguatan prestasi dan kontribusi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional.
“Bapak dan ibu KPS bukan hanya koordinator kurikulum, tetapi penggerak utama dalam menjamin mutu akademik. Memastikan kualitas proses pembelajaran, evaluasi, dan integritas akademik di tingkat program studi.” ungkap Prof Ardianto.

Dalam paparannya, Prof Ardianto juga menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi UNAIR saat ini. Antara lain adalah proporsi mahasiswa S2 dan S3 yang belum ideal bagi sebuah research university, ketimpangan distribusi beban mengajar dosen, serta masih rendahnya capaian prestasi mahasiswa dan jumlah student inbound di beberapa program studi. Oleh karena itu, KPS didorong untuk lebih proaktif menjaring mahasiswa unggul dan memastikan keterlibatan aktif mahasiswa dalam ekosistem riset.
WCU Management dan Penguatan Dampak Alumni
Salah satu materi utama dalam kegiatan ini adalah WCU Management yang membahas strategi pengelolaan program studi berbasis standar internasional. Pengelolaan tersebut mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, riset bereputasi, hingga penguatan jejaring global. Rancangan materi ini beguna untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan KPS agar mampu mengelola program studi secara adaptif, inovatif, dan berbasis data. Upaya tersebut dalam rangka mendorong capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan pemeringkatan dunia.
Selain itu, sesi Alumni Impact menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung pengembangan program studi. Keterlibatan alumni sebagai mitra strategis dalam bidang akademik, penelitian, kewirausahaan, dan jejaring profesional dapat memperkuat reputasi serta kontribusi nyata UNAIR bagi masyarakat. Melalui rakor ini, UNAIR menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan setiap program studi sebagai pusat keunggulan yang membanggakan dan berdaya saing global.
Penulis: Ragil Kukuh Imanto





