Universitas Airlangga Official Website

Ratusan Pelajar di Surabaya Ramaikan Ajang Lomba Menggambar GeLORA 2025

(Foto: Humas UNAIR)
(Foto: Humas UNAIR)

UNAIR NEWS – Kemeriahan Gebyar Langgam Orang Madura (GeLORA) 2025 turut mewarnai rangkaian peringatan Dies Natalis ke-71 Universitas Airlangga (UNAIR). Acara dengan suguhan megah budaya-budaya etnis Madura tersebut diinisiasi oleh Center for Governance, Risk, Compliance, and Competitiveness (CGRCC) Airlangga Institute for Learning and Growth (AILG).

Dalam salah satu rangkaian acaranya yang terselenggara pada Jumat (14/11/2025) di Airlangga Convention Center Kampus MERR-C UNAIR, GeLORA mengajak siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Jawa Timur menuangkan kreativitas melalui ajang perlombaan menggambar. Lomba menggambar yang mengusung tema besar Madura Menyelamatkan Dunia tersebut turut menggandeng mitra eksternal Tunas Hijau Surabaya, sebuah organisasi yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan. 

Leni Aditya, panitia GeLORA, mengungkapkan bahwa pemilihan tema untuk lomba menggambar tersebut memiliki latar belakang tersendiri. “Sebenarnya tema itu kami rancang dengan harapan dapat mengubah stigma masyarakat, khususnya adik-adik yang ikut lomba, tentang Madura. Kami ingin mereka berpikir kalau Madura tidak hanya berisi hal-hal negatif, tetapi ada sisi positifnya,” harapnya.

Kompetisi menggambar tersebut menuai antusiasme peserta. Tercatat sejumlah 310 peserta yang berasal dari SD-SMP Surabaya dan Gresik. Sebagian besar dari peserta memilih untuk mengolaborasikan lingkungan dan etnik Madura dalam karya mereka. 

Salah satunya yaitu April dari SMPN 60 Surabaya yang menggambar orang Madura tengah membersihkan pantai. Ia mengaku dilingkupi perasaan senang sekaligus tegang saat mengikuti lomba menggambar tersebut. 

Dengan ikut serta dalam perlombaan ini, April berharap dapat mengasah kemampuan menggambarnya. Bagi April, proses belajar menuangkan imajinasi menjadi sebuah karya lebih utama. 

“Semoga walaupun menang ataupun tidak, lomba ini tetap buat aku maju ke depan,” ujarnya.

Hampir serupa dengan April, Nimas dari SMP Unggulan Amanatul Ummah Surabaya juga memilih menggambar sosok  penjaga lingkungan. Nimas telah beberapa kali mengikuti lomba menggambar dan meraih gelar juara. Untuk itu, harapan untuk memperoleh kemenangan dalam ajang perlombaan ini menjadi semakin besar. 

“Tentunya aku bersyukur bisa diberi kesempatan buat ikut lomba di UNAIR. Aku berharapnya bisa membawa pulang gelar juara supaya orang tua dan guru ikut bangga,” ucapnya. 

Lomba mewarnai tersebut berdurasi kurang lebih 2.5 jam. Selama pelaksanaan lomba, anak-anak dari organisasi Tunas Hijau menyajikan penampilan-penampilan hiburan. Selain lomba menggambar, pada Jumat (14/11/2025), GeLORA juga menggelar pertunjukkan lainnya, seperti Musik Tong-Tong dari Sumenep, pencak silat, dan tari modern (dance).

Penulis: Selly Imeldha

Editor: Khefti Al Mawalia