UNAIR NEWS – Kementrian Agama Republik Indonesia mengawali tahun baru dengan memberikan wacana meliburkan sekolah selama bulan Ramadan. Wacana tersebut salah satunya bertujuan untuk mendorong siswa dalam memahami esensi bulan suci dan memperkuat keterlibatan masyarakat serta orang tua dalam mendidik siswa. Menanggapi hal tersebut, Guru Besar bidang Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (UNAIR) Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi turut memberikan pandangannya.
Prof Tuti mengatakan bahwa ia sepakat dengan rencana kebijakan tersebut. Ia berpendapat, kebijakan tersebut akan memberikan banyak manfaat.




