UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR), Sabrina Permata Hati Hardianto, berkesempatan mengikuti kegiatan Myself My World program Global Volunteer. Kegiatan tersebut berlangsung pada 9 Juni – 21 Agustus 2026 di Ho Chi Minh City, Vietnam dengan tujuan untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan yang selaras dengan poin 4 Sustainable Development Goals (SDGs).
Mengenal Global Volunteer dan Proses Seleksi
Ketertarikan Sabrina terhadap Global Volunteer berawal dari pengalamannya mengikuti berbagai kegiatan AIESEC, seperti AIESEC Future Leaders (AFL) Summer delegate dan AFL Winter. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk mencoba menjadi sukarelawan pengajar internasional.
“Proses seleksi diawali dengan pembuatan akun di laman AIESEC, kemudian saya memilih proyek SDGs dan negara yang ingin dituju. Setelah itu, saya mengikuti wawancara dengan AIESEC Ho Chi Minh City dan membuat video perkenalan. Selanjutnya, saya menunggu pengumuman melalui email,” ujarnya.

Selama mengikuti program, Sabrina berfokus pada kegiatan pendidikan bagi siswa kelas 4–6 sekolah dasar. Pembelajaran berfokus pada bahasa Inggris dan diselingi berbagai aktivitas interaktif seperti permainan, diskusi, serta debat.
“Saya mengajak anak-anak untuk terus menstimulasi kemampuan berpikir dan berbicara dalam bahasa Inggris. Kami juga bermain dan berdiskusi mengenai makanan serta budaya menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan tersebut menjadi cara untuk bonding bersama siswa,” jelasnya.
Mengajar dan Berinteraksi Lintas Budaya
Selain kegiatan bersama siswa, Sabrina juga berinteraksi dengan sukarelawan dari berbagai negara. Interaksi tersebut menjadi kesempatan untuk bertukar wawasan mengenai budaya hingga isu sosial antar negara.
Salah satu pengalaman menarik yang ditemui Sabrina selama kegiatan di Vietnam adalah budaya tidur siang yang diterapkan oleh sekolah dan sejumlah toko. Selain itu, ia juga terkesan dengan infrastruktur peninggalan sejarah, jalur pedestrian, harga buku yang terjangkau, serta kebiasaan membaca masyarakat.
Bagi Sabrina, pengalaman tersebut memberinya kesempatan dan banyak wawasan baru. Di akhir, ia berpesan kepada mahasiswa lain untuk selalu memperjuangkan mimpi. “Kalau kalian punya mimpi, niat, dan tujuan untuk sesuatu, just do it. Kita hanya perlu mengambil keberanian untuk memulai sesuatu yang sudah kita impikan,” pungkasnya.
Penulis: Maulya Afifah Zahra
Editor: Ragil Kukuh Imanto





