Mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga melaksanakan Program SAHABAT (Sedekah Sampah Bermanfaat) di Kelurahan Tenggulunan sebagai upaya pengelolaan botol plastik berbasis masyarakat. Program ini bertujuan mengubah sampah menjadi sumber ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di tingkat lokal
Pembuatan bank sampah berlangsung pada 20–23 Januari 2026 dengan melibatkan warga setempat secara aktif dalam perakitan kotak, pemasangan jaring, dan penyiapan sistem pengelolaan sampah. Setiap warga diberikan peran, mulai dari pemilahan sampah hingga pengaturan lokasi, sehingga tercipta rasa memiliki terhadap bank sampah yang dibangun. Bank sampah kemudian ditempatkan 24 Januari 2026 di depan musholla dan Pendopo Kelurahan Tenggulunan agar mudah diakses oleh masyarakat dan mendorong partisipasi warga dalam pengumpulan botol plastik.
Penanggung jawab kegiatan, M. Idrus Setiawan, mengatakan bahwa program SAHABAT dirancang untuk memberi manfaat ganda, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi. “Melalui bank sampah ini, botol plastik yang sebelumnya tidak bernilai dapat dikumpulkan dan dikelola sehingga berpotensi menjadi sumber dana tambahan bagi masyarakat,” ujarnya.
Keberadaan bank sampah mendorong masyarakat untuk lebih produktif dalam mengelola sampah rumah tangga. Program ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 8, yaitu Decent Work and Economic Growth, melalui penciptaan peluang ekonomi skala kecil berbasis pengelolaan sampah plastik dan ekonomi sirkular di tingkat lokal.
Selain itu, SAHABAT juga berkontribusi terhadap SDGs 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui pembangunan infrastruktur lingkungan sederhana berupa bank sampah serta penerapan inovasi tepat guna dalam sistem pengumpulan botol plastik berbasis komunitas. Program ini tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi juga melatih keterampilan warga, seperti pemilahan sampah, pencatatan transaksi, dan pengelolaan administrasi sederhana
Pengelolaan bank sampah selanjutnya diserahkan kepada pihak kelurahan dan takmir mushalla. Program SAHABAT diharapkan dapat terus dikembangkan dengan penambahan unit bank sampah agar manfaat ekonomi dan infrastrukturnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Penulis : Mahasiswa BBK Tenggulunan





