Universitas Airlangga Official Website

Saya bangga menjadi orang suku Savu

Foto: sultanindenesieblog. wordpress

Penelitian ini mengkaji persepsi identitas etnis masyarakat suku Ssavu. Suku Savu adalah salah satu suku yang hidup di salah satu wilayah paling Timur Indonesia. Suku Savu dikenal sebagai suku yang memiliki identitas etnis yang khas dan berbeda dari suku-suku lain yang hidup di Indonesia bagian Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode fenomenologis. Metode fenomenologis merupakan metode yang dianggap peneliti tepat untuk menggali bagaimana masyarakat suku Savu merumuskan identitas etnisnya.

Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang. Ketujuh informan tersebut merupakan masyarakat yang berusia lanjut dan berprofesi sebagai tokoh budaya, guru, dosen, dan tokoh adat dalam masyarakat suku Savu. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematis. Hasil analisis tematis kemudian menjadi dasar peneliti untuk menyimpulkan hasil penelitian.

Hasil analisis dan interpresi data menghasilkan tiga tema yang menggambarkan unsur pokok identitas etnis masyarakat suku Savu yaitu: nilai kekeluargaan (familism), sikap terbuka (assertiveness), dan bahwa mereka bukan suku pencuri. Rumusan identitas etnis masyarakat Savu dilandasi oleh nilai-nilai spiritual dan budaya masyarakat suku Savu.

Penulis: Dr. Nur Ainy Fardana Nawangsari, S.Psi., M.Si.

Artikel :

Bunga, B. N., Nawangsari, N. A. F., & Chusairi, A. (2025). I Am Proud to Be a Savuness. International Journal of Diverse Identities, 25(1), 1-18.

International Journal of Diverse Identities, 25(1), 1-18.

DOI: https://doi.org/10.18848/2327-7866/CGP/v25i01/1-18 ISSN 2965-730X (online)

Link :https://cgscholar.com/bookstore/works/i-am-proud-to-be-a-savuness?category_id=cgrn