Universitas Airlangga Official Website

Sebuah Studi Untuk Mengukur Kesiapan Tenaga Kesehatan dalam Melakukan Resusitasi Bayi Baru Lahir

Foto by Alodokter

Bayi baru lahir rentan mengalami berbagai komplikasi, bayi yang tidak bugar saat lahir memerlukan langkah resusitasi yang cepat dan tepat. Untuk melakukan resusitasi yang optimal dibutuhkan pengetahuan dan pengalaman tenaga kesehatan. Oleh karena itu kami melakukan penilaian kesiapan tenaga kesehatan dalam melakukan resusitasi bayi baru lahir. Penelitian ini juga membandingkan kemampuan resusitasi tenaga kesehatan dari beberapa rumah sakit tipe A, B, C, dan D.

Kami melakukan sebuah studi pada bulan Mei 2021 dengan menyebarkan kuesioner kepada perawat, bidan, dokter, dan residen untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pengalaman subjek mengenai resusitasi neonatus. Kami melakukan penelitian di empat tipe rumah sakit A, B, C, dan D, sesuai dengan yang diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia berdasarkan kemampuan dan ketersediaan layanan medis. Rumah sakit tipe A merupakan rumah sakit dengan pelayanan medis terlengkap, sedangkan rumah sakit tipe D memiliki pelayanan medis paling sedikit. Kami melakukan perbandingan karakteristik peserta dan skor pengetahuan atau pengalaman dilakukan.

Sebanyak 123 peserta ikut serta dalam pengisian kuesioner pengetahuan resusitasi dan 70 peserta ikut serta dalam pengisian kuesioner pengalaman resusitasi. Dari penelitian kami menemukan adanya perbedaan yang signifikan pengetahuan dan pengalaman tenaga kesehatan dirumah sakit tipe A-D. Skor pengetahuan tenaga kesehatan rumah sakit tipe A lebih tinggi dibandingkan rumah sakit tipe C sedangkan skor pengalaman tenaga kesehatan rumah sakit tipe A dan tipe B lebih tinggi daripada rumah sakit tipe D.

Sebagai kesimpulan, kami menemukan bahwa tenaga kesehatan dari rumah sakit tipe A dan tipe B lebih berpengalaman dibandingkan dengan rumah sakit tipe D dalam melakukan resusitasi neonatus. Kami menyarankan lebih banyak pelatihan resusitasi neonatal untuk meningkatkan kesiapan tenaga kesehatan, terutama pada rumah sakit tipe C dan tipe D. Kami berharap studi yang kami kerjakan dapat membantu mendukung rencana strategis dalam peningkatan pengetahuan dan pengalaman tenaga kesehatan dalam melakukan resusitasi bayi baru lahir.

Penulis : Martono Tri Utomo, Mahendra Tri Arif Sampurna, Rufina Adelia Widyatama, Visuddho Visuddho, Ivan Angelo Albright, Risa Etika, Dina Angelika, Kartika Darma Handayani, Abyan Irzaldy

Link        : https://doi.org/10.12688/f1000research.109110.1

Judul     : Neonatal resuscitation: A cross-sectional study measuring the readiness of healthcare personnel

Refer     : Utomo MT, Sampurna MTA, Widyatama RA et al. Neonatal resuscitation: A cross-sectional study measuring the readiness of healthcare personnel. F1000Research 2022, 11:520