UNAIR NEWS – Dalam Rangka memperingati Dies Natalies Universitas Airlangga (UNAIR) ke 71, Fakultas Kedokteran (FK) menggelar agenda tahunan Defile Alumni dan sivitas akademika sebagai bagian dari peringatan 112 tahun Pendidikan Dokter. Kegiatan itu berlangsung pada Ahad (9/11/2025) di Kampus Dharmahusada-A, UNAIR.
Tradisi yang Memperkuat Solidaritas Antar Alumni
Dalam sambutannya, Dr Indri Laksmi Putri SpBP-RE (KKF) selaku ketua pelaksana menjelaskan bahwa defile merupakan tradisi yang berlangsung sejak berdirinya UNAIR tahun 1954. “Tahun ini menjadi kali pertama mahasiswa turut berpartisipasi sebagai peserta parade,” ujarnya.
Selanjutnya, Dr Bambang Wicaksono SpBP-RE Subsp EL(K) mewakili Ketua Umum IKA FK UNAIR yang berhalangan hadir. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ikatan solidaritas antar alumni FK UNAIR. “Tanggung jawab kegiatan kami berikan kepada angkatan rentang waktu 25 tahun terakhir. Sehingga setiap angkatan memiliki kontribusi dan menumbuhkan rasa kekeluargaan terhadap almamater,” jelasnya.
Sementara itu, Prof Dr Eighty Mardiyan Kurniawati dr Sp OG(K) selaku Dekan FK UNAIR mengapresiasi kehadiran alumni angkatan 1963 yang konsisten hadir setiap tahunnya. “Kami berharap kegiatan ini bukan sekedar seremoni, namun sebagai wujud nyata peran FK UNAIR sebagai institusi pendidikan yang berdampak bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa serangkaian agenda ini meliputi seminar nasional, event lari, Sound of doctor serta 50 program pengabdian masyarakat yang dilakukan secara serentak oleh alumni di berbagai daerah di Indonesia.

Refleksi dan Membangun Sinergi Bersama Alumni
Prof Dr Muhammad Madyan S E MSi MFin menegaskan bahwa momentum ini menjadi refleksi atas 71 tahun perjalanan UNAIR. “Tidak ada universitas besar tanpa perantara alumni. Alumni bukan sebatas sejarah, tetapi energi masa depan. Di tangan mereka, nama UNAIR hidup di berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu, hari ini merupakan bentuk panggilan menyatukan langkah antara kampus dan alumni dalam membangun UNAIR yang unggul dan berdampak,” tegasnya.
Rektor menekankan bahwa pembangunan Airlangga Science Tower menjadi langkah dalam mendukung kemajuan ilmu kedokteran di Indonesia. “Kami berharap FK UNAIR dapat menjadi barometer perkembangan kedokteran di Indonesia. Sehingga, dapat melahirkan pemimpin dari bidang kesehatan, baik di tingkat nasional maupun Internasional,” tambahnya.
Terakhir, parade defile dibuka secara resmi oleh Dr (HC) Dra Hj Khofifah Indar Parawansa, MSi bersama Prof Dr Muhammad Madyan S E MSi MFin. Sebanyak 55 parade tampil memukau yang berasal dari setiap angkatan, departemen, hingga program studi mahasiswa. Dengan kostum tematik dan beragam persembahan kreatif, suasana berlangsung meriah yang mencerminkan sinergi keluarga besar FK UNAIR dalam menjaga dan memperkuat tradisi.
Penulis: Bethari Sri Indrajayanti
Editor: Khefti Al Mawalia





