UNAIR NEWS – Hari ini, Universitas Airlangga (UNAIR) memperingati suatu momen bersejarah yakni Dies Natalis ke-71. Sebagai rangkaian perayaannya, UNAIR selenggarakan kuliah umum yang menjadi tradisi akademik dalam memperkaya wawasan dan memperkuat intelektual. Kegiatan ini berlangsung di Aula Garuda Mukti lantai 5, Kantor Manajemen, Kampus MERR-C UNAIR pada Senin (10/11/2025), dengan menghadirkan narasumber istimewa yaitu Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Ir Purbaya Yudhi Sadewa MSc PhD.
Dalam membuka kuliah umum bersama Menkeu RI tersebut, Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin memberikan penghormatan besar atas kehadiran Menkeu. Prof Madyan, menyampaikan bahwa kuliah umum itu membagikan topik yang relevan saat ini, terkait sistem keuangan yang menjadi tonggak pembangunan ilmu pengetahuan dan kemajuan perguruan tinggi.
Pentingnya Perubahan Reputasi
Lebih lanjut, Prof Madyan menyampaikan bahwa capaian UNAIR dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. “Peringkat global yang terus meningkat, reputasi akademik yang semakin terkenal luas, serta jejaring riset yang semakin solid merupakan modal penting bagi pengembangan UNAIR ke depan,” ujar Prof Madyan.

Kendati mengalami pengembangan peringkat global, ia menegaskan bahwa reputasi tersebut tidak cukup. “Yang jauh lebih penting adalah bagaimana Universitas Airlangga mampu mengubah reputasi menjadi nilai tambah baik secara ekonomi maupun sosial bagi masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Dalam kesempatannya, ia menekankan optimalisasi seluruh aset yang UNAIR miliki. Baik aset fisik maupun nonfisik. Di antaranya mulai dari infrastruktur, fasilitas riset, hingga sumber daya manusia unggul. Terutama profesor, peneliti, dan tenaga ahli UNAIR yang mendapatkan pengakuan secara nasional dan internasional. Ia menegaskan bahwa SDM unggul tersebut merupakan kekuatan inti dari ilmu pengetahuan dan penggerak ekonomi.
Kunci Indonesia Emas
Tak hanya itu, Prof Madyan menyoroti pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri dalam mewujudkan pendidikan dan riset yang berdaya saing. “Kehadiran Bapak Menteri Keuangan hari ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal negara dan strategi penguatan Universitas Airlangga,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Prof Madyan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam investasi di bidang pendidikan dan riset menuju Indonesia Emas 2045. “Semoga kuliah umum hari ini memberikan wawasan baru memperluas cara pandang kita dan menginspirasi langkah nyata untuk menjadikan Universitas Airlangga semakin maju dan berdampak,” pungkasnya.
Penulis: Adinda Octavia Setiowati
Editor: Yulia Rohmawati





