Universitas Airlangga Official Website

Serahkan Laporan Audit ke Rektor, PUSPAS Komitmen Perluas Pengelolaan Bantuan untuk Civitas

Rektor UNAIR saat Menerima Laporan Hasil Audit Independen (LHAI) Tahun Buku 2025 dari PUSPAS (Foto: dok. PHMP UNAIR)

UNAIR NEWS – Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS) dan Nazhir Universitas Airlangga (UNAIR) menyerahkan Laporan Hasil Audit Independen (LHAI) Tahun Buku 2025 kepada Rektor UNAIR pada Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Balai Rua, Lantai 4, Kantor Manajemen Kampus MERR C tersebut menjadi suatu bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas kinerja pengelolaan dana sosial di lingkungan universitas. 

Ketua PUSPAS, Dr Wisudanto SE MM CFP ASPM menuturkan bahwa UNAIR adalah pertama yang menjadi motor gerakan wakaf nasional. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi serta dukungan civitas akademika dan masyarakat.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung kami. Tentunya semua ini terwujud berkat dukungan dari civitas academica dan dukungan masyarakat, ” ungkapnya

Lebih lanjut, Wisudanto menyatakan bahwa upaya transparansi dan akuntabilitas PUSPAS telah dilakukan melalui publikasi baik di media sosial maupun laman resmi mereka. Menurutnya, keterbukaan informasi tersebut menjadi langkah agar berbagai saran dan kritik yang membangun dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengembangan kinerja lembaga.

“Kami sudah mengunggah seluruh kegiatan PUSPAS UNAIR baik di media sosial maupun website. Harapannya tentu saja kami dapat memberikan banyak manfaat kepada mahasiswa UNAIR serta masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Wisudanto mengungkapkan bahwa hasil Laporan Hasil Audit Independen (LHAI) Tahun Buku 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan pembaruan proses bisnis serta tata kelola lembaga yang semakin baik dan profesional.

Ia menambahkan bahwa PUSPAS UNAIR juga terus berupaya memberikan manfaat nyata melalui berbagai program bantuan. Seperti bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga bantuan bagi mahasiswa yang mengalami kecelakaan saat menjalani proses pembelajaran. Sehingga program-program tersebut menjadi bagian dari komitmen PUSPAS UNAIR dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa dan masyarakat.

Sebagai penutup, Wisudanto turut menjelaskan sejumlah rencana pengembangan program yang berfokus pada kedekatan dengan mahasiswa dan masyarakat. Salah satunya adalah program wakaf peralatan kesehatan yang akan berkolaborasi dengan Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) guna memperluas kontribusi sosial kepada masyarakat sekitar.

“Ke depan kita akan punya program-program lain yang lebih besar dan lebih dekat dengan mahasiswa serta masyarakat pada umumnya. Khususnya dalam bidang wakaf kita ada yang namanya wakaf peralatan kesehatan. Mungkin ini terobosan pertama di Indonesia, tadi sudah saya sampaikan ke Pak Rektor juga sebab kita telah diberi kepercayaan selaku nadir pusat pengelola dana sosial yang benar-benar terpercaya,” pungkasnya.  

Penulis: Amelia Farah P I

Editor: Yulia Rohmawati