Universitas Airlangga Official Website

Sosialisasi Penelitian dan Pengmas di PDD UNAIR Banyuwangi

UNAIR NEWS – Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) bersama Lembaga Penelitian dan Inovasi (LPI) Universitas Airlangga, Jumat (4/3) mengadakan sosialisasi tentang penelitian dan pengabdian masyarakat (Pengmas) kepada dosen pad Program Studi Diluar Domisili (PDD) Universitas Airlangga di Banyuwangi. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Baca Kampus Banyuwangi dan diikuti oleh seluruh staf pengajar di PDD Banyuwangi.

Sosialisasi tersebut langsung disampaikan oleh Ketua LP4M Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, Drs., M.Com., dan Ketua LPI UNAIR Prof. H. Hery Purnobasuki, Drs., M.Si., Ph.D. Dari kegiatan ini diharapkan agar publikasi penelitian dan jurnal yang “lahir” dari dosen PDD UNAIR Banyuwangi lebih gencar, mengingat dosen-dosen di kampus ini relatif masih muda. Sosialisasi ini juga sejalan dengan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Prof. Suryanto selaku Koordinator PDD UNAIR Banyuwangi belum lama ini.

”Publikasi penelitian itu sudah menjadi budaya, sehingga budaya ini harus diikuti oleh teman-tema di UNAIR Banyuwangi,” ujar Ketua LPI UNAIR Prof. Hery Purnobasuki.

Lebih mudahnya, jalur komunikasi dan publikasi saat ini seharusnya dapat mendukung proses publikasi tersebut. Dalam melakukan penelitian hendaknya juga tidak dilakukan sendiri, tetapi bisa dengan mengajak mahasiswa agar mereka juga belajar. Tips seperti ini juga disampaikan agar dosen lebik aktif dalam melaksanakan penelitian dan pengmas, sekaligus publikasinya.

”Rasanya satu hari itu butuh 30 jam, satu minggu butuh 9 hari,” tambah Prof. Jusuf Irianto mengungkapkan bahwa ilmu itu sangat luas untuk dipelajari. Dari ungkapan tersebut dapat disimpulkan bahwa banyaknya peluang di dunia ini untuk dipelajari, bahkan masih banyak hal sederhana yang belum dikaji dan dipublikasikan menjadi karya ilmiah.

Guru Besar FISIP UNAIR itu menutup sosialisasi ini dengan sebuah ungkapan dan merupakan suatu wejangan untuk para dosen-dosen muda di Banyuwangi. “Apapun yang kalian dapat saat ini atau suatu hari nanti, pesan saya jangan sampai merubah jati diri Aanda yang sebenarnya,” demikian Prof. Jusuf. (*)

Penulis: Ahmad Zakky Multazam
Editor: Bambang Bes